Indeks Amerika

Senin, 10 Desember 2018 | 19:19 WIB

Tolak Pakta, Cile Anggap Migrasi Bukan Soal HAM

Cile telah menjadi negara terbaru yang memilih keluar dari pakta migrasi PBB yang kontroversial.

Minggu, 9 Desember 2018 | 17:26 WIB

Tiongkok Peringatkan Kanada Soal Konsekuensi Penahanan CFO Huawei

Tiongkok memperingatkan Kanada pada Sabtu (8/12) bahwa akan ada konsekuensi berat jika tidak segera melepaskan kepala keuangan Huawei Technologies Co Ltd.

Sabtu, 8 Desember 2018 | 20:03 WIB

Perampokan Bank di Brasil, 14 Tewas

Para sandera tewas dibunuh oleh penjahat, bukan karena peluru polisi.

Sabtu, 8 Desember 2018 | 19:19 WIB

Kanada: Bos Huawei Ditangkap karena Bisnis di Iran

Alasan Pemerintah Kanada menangkap Meng Wanzhou, salah satu eksekutif dan putri pendiri perusahaan Huawei, ternyata berkaitan dengan sanksi Amerika Serikat (AS) terhadap Iran.

Kamis, 6 Desember 2018 | 10:13 WIB

CFO Huawei Ditangkap, Sentimen Perang Dagang Bisa Menguat Lagi

Huawei diduga melakukan penjualan peralatan telekomunikasi ke Iran yang terkena sanksi ekonomi.

Rabu, 5 Desember 2018 | 19:51 WIB

Senator AS: MBS Beri Perintah dan Pantau Eksekusi Khashoggi

Dua senator utama dari Partai Republik AS menyimpulkan Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) telah memberi perintah dan memantau eksekusi Khashoggi.

Rabu, 5 Desember 2018 | 19:49 WIB

PBB Cari Dana Bantuan untuk Negara Tetangga Venezuela

Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) sedang mencari dana US$ 738 juta atau Rp 10,55 triliun pada tahun 2019 untuk membantu negara-negara tetangga

Rabu, 5 Desember 2018 | 19:46 WIB

Soal Perjanjian Nuklir, AS Ultimatum Rusia

Amerika Serikat (AS) mengancam siap meninggalkan perjanjian nuklir dengan Rusia atau Intermediate-Range Nuclear Forces (INF) yang ditandatangani kedua negara pada 1987.

Rabu, 5 Desember 2018 | 15:46 WIB

Surat Einstein yang Ragukan Tuhan Terjual $2,89 Juta

Surat itu ditulis pada 1954 dalam Bahasa Jerman dan ditujukan kepada filsuf Eric Gutkind.

Rabu, 5 Desember 2018 | 02:52 WIB

Jika Pangeran MBS di Pengadilan AS, Dia Akan Divonis dalam 30 Menit

CIA dinilai punya cukup bukti untuk menyatakan putra mahkota berada di balik pembunuhan itu.

CLOSE