Indeks Hankam

Senin, 10 Desember 2018 | 20:18 WIB

Selamat dari Kejaran OPM, 3 Pekerja Dievakuasi

Tiga pekerja ini bukan karyawan PT Istaka Karya, namun mereka ikut bekerja membangun jembatan Trans Papua.

Senin, 10 Desember 2018 | 19:19 WIB

1 Jenazah Korban Penembakan Dievakuasi ke RSUD Wamena

Jenazah Matius Palinggi, satu dari lima karyawan PT Istaka Karya yang hilang di Nduga, Papua, dievakuasi ke RSUD Wamena, Senin (10/12).

Minggu, 9 Desember 2018 | 20:02 WIB

Agus Rahardjo: Kasus Suap dan Gratifikasi Terbanyak di Indonesia

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Agus Rahardjo menjelaskan kasus suap dan gratifikasi masih menjadi yang terbesar dan terbanyak di Indonesia.

Sabtu, 8 Desember 2018 | 15:33 WIB

Menko Polhukam: Rawat Persatuan dengan Toleransi

Wiranto mengajak semua pihak untuk membela dan merawat persatuan yang telah diwariskan para pendiri bangsa dengan toleransi.

Sabtu, 8 Desember 2018 | 08:46 WIB

Indonesia-Australia Perpanjang Kerja Sama Penanggulangan Terorisme

Kerja sama bilateral penanggulangan terorisme BNPT dengan Australia dilakukan sejak 2015.

Jumat, 7 Desember 2018 | 22:30 WIB

Stabilitas Keamanan Publik Perlu Didorong

Dengan makin pesatnya pembangunan, semua warga membutuhkan sistem keamanan dan keselamatan umum yang terintegrasi.

Jumat, 7 Desember 2018 | 20:42 WIB

16 Jenazah Korban Korban Pembantaian di Papua Diidentifikasi

Identitas itu didapatkan polisi tidak lama setelah 16 jenazah itu berhasil dievakuasi ke Hanggar Bandara Mozes Kilangin, Timika pukul 07.25 WIT Jumat (7/12).

Jumat, 7 Desember 2018 | 17:51 WIB

Ada Penembakan, Jokowi: Proyek Trans Papua Jalan Terus

Tujuan pemerintah terus melakukan pembangunan di Papua, menurut Jokowi, yakni untuk menciptakan rasa keadilan.

Jumat, 7 Desember 2018 | 14:21 WIB

Kekerasan di Papua, PPAD: TNI Harus Turun Tangan

Operasi TNI juga harus dilakukan secara terukur berdasarkan hukum humaniter dan asas operasi melawan gerilya.

Jumat, 7 Desember 2018 | 11:51 WIB

PPAD: Kekerasan Papua Dilakukan Kelompok Separatis Bersenjata

Mereka ini kelompok pemberontak bersenjata dan seharusnya disebut Gerombolan Separatis Bersenjata Organisasi Papua Merdeka (GSB-OPM).

CLOSE