Ilustrasi ujian nasional

Kupang - Sebanyak 58.936 orang siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) siap mengikuti Ujian Nasional (UN) tahun ajaran 2013 pada Rabu (3/4) mendatang.

"Mereka siap mengikuti ujian nasional," kata Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (PPO) Provinsi NTT, Yohanis Mau, kepada media ini di Kupang, Selasa (2/4).

Dia menyatakan, sebanyak 58.936 siswa tersebar di 21 kabupaten/kota di NTT. "Selain SMA dan SMK, jumlah tersebut termasuk Madrasah Aliyah (MA) dan sekolah menangah atas luar biasa (SMALB)," kata dia.

Yohanes Mau, menjelaskan, berdasarkan data Dinas PPO NTT, peserta UN untuk SMA/MA dan SMALB berjumlah 42.299 orang siswa, adapun dari SMK mencapai 16.637 orang.

"Jadi total peserta UN untuk SMA, MA, SMALB dan SMK yang ada di NTT berjumlah 58.936. Jumlah ini adalah jumlah tetap peserta yang hendak mengikuti UN pada April mendatang," kata Mau.

Menurutnya, persiapan saat ini jauh lebih matang dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Meski tidak ada perubahan nilai standar kelulusan yakni 5,5, namun ada perbedaan mengenai paket soal.

"Kalau tahun sebelumnya perbedaan paket soal hanya lima soal, maka tahun ini sudah naik menjadi 20 paket soal. Jadi dalam satu ruang ujian jika ada 20 siswa maka dari 20 orang itu miliki soal yang beda antara satu dan lainnya," ujar Yohanes Mau.

Yohanes Mau mengataka, pihaknya berupaya menaikkan tingkat kelulusan di NTT menjadi lebih baik.

Selain itu, sekitar 6.255 Orang siswa mengikuti ujian nasional pendidikan kesetaraan (UNPK) paket C. Peserta UNPK ini setara dengan tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tahun 2013.

"Peserta ujian paket C ini adalah mereka yang selama ini didik oleh sejumlah Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di NTT," kata Yohanes Mau.

Suara Pembaruan

Penulis: YOS/WBP

Sumber:Suara Pembaruan