Ilustrasi Boeing 737-800NG Lion Air

Jakarta - Anggota Komisi Perhubungan DPR, yang juga Ketua Fraksi PKB, Marwan Ja'far, mendesak agar DPR segera membentuk Panitia Kerja (Panja) Perhubungan pasca terjadinya insiden kecelakaan pesawat Lion Air di Denpasar, Bali.

Menurut Marwan, terus berulangnya insiden transportasi di negeri ini mengindikasikan ada hal fundamental yang salah dan mesti diperbaiki.

Sebaiknya, lanjut dia, ada sebuah langkah komprehensif yang harus dibicarakan Pemerintah dan DPR sebagai wujud komitmen perbaikan yang sangat serius dan komprehensif.

"Kalau tidak, maka rakyatlah yang akan selalu menjadi korbannya. Karena itu saya mendesak Komisi V untuk membentuk Panja Penerbangan," tegas Marwan di Jakarta, Sabtu (13/4).

Terkait insiden pesawat Lion sendiri, dia mengaku pihaknya sangat terkejut atas peristiwa tersebut. Dia mengaku pihaknya merasa prihatin karena insiden dengan transportasi udara lagi-lagi terjadi.

Marwan Jafar menyatakan jajaran pihak terkait terlebih dahulu harus mengevakuasi seluruh penumpang, dengan mengutamakan penyelematan penumpang yang mengalami luka ringan maupun berat.

Hak-hak para penumpang pun wajib dipenuhi oleh maskapai bersangkutan, termasuk asuransi kecelakaan.

KNKT bersama otoritas terkait juga harus segera melakukan investigasi secara menyeluruh hingga terungkap pemicu insiden ini.

"Bar publik mengetahui dan tidak semakin antipati terhadap dunia penerbangan, ini harus segera diselesaikan," kata dia.

"Komisi V DPR juga berhak memanggil institusi dan maskapai terkait untuk meminta penjelasan atas insiden tersebut.

Penulis: Markus Junianto Sihaloho/FER