Pasangan Frans Lebu Raya-Beny A Litelnoni atau "Frenly".

Kupang - Masyarakat Ex Timor Timor yang tergabung dalam Organisasi Uni Timor Aswain (UNTAS) menyatakan sikapnya untuk mendukung Calon Gubernur Frans Leburaya-Beni Litelnoni (Frenly) pada putaran kedua Pilgub NTT. Dukungan itu dilakukan dalam bentuk deklarasi dukungan yang dilakukan di Aula Gereja Katolik Santa Maria Assumpta Kota Kupang, Selasa (23/04).

Acara itu dihadiri ribuan massa anggota untas yang memadati Aula tersebut. Hadir pada saat itu Calon Gubernur Incumbent Frans Lebu Raya, bersama wakilnya Beni Litelnoni.

Setelah tiba di lokasi Deklarasi tersebut, Frans Lebu Raya digendong masyarakat ex Timor-Timor mengantar masuk ke Aula yang diiringi sambutan meriah dari Ribuan masa yang telah memadati gedung itu.

Dukungan itu ditandai dengan pengalungan selendang khas dari Timor-Timor sebagai bentuk dukungan yang tulus dari masyarakat yang tergabung dalam UNTAS

Ketua UNTAS, Eurico Guterres dalam sambutanya mengatakan, keputusan Warga Ex Timor-Timor kepada paket Frenly bukan berdasarkan dari arahannya tetapi murni pilihan dari organisasi. Anggota Untas menilai bahwa Frans Lebu Raya merupakan sosok pemimpin yang pantas memimpin NTT untuk lima tahun kedepan dan memperhatikan masyarakat khususnya kami warga ex Tim-Tim sehingga pilihan jatuh kepada Paket Frenly untuk memimpin NTT.

"Sekarang Untas adalah Milik Frenly dan kami siap untuk berjuang untuk memenangkan Frenly. Tapi setelah Frenly menjadi Gubernur ia menjadi milik semua warga NTT," kata Eurico.

Selain itu, lanjut Eurico ada perjuangan Frans Lebu Raya yang perlu diapresiasi oleh Untas. Perjuangan itu adalah perjuangan untuk mendukung salah satu tokoh ex Tim-Tim untuk ditetapkan sebagai pahlawan nasional. Namun ia belum mau menyebutkan nama calon pahlawan tersebut.

Sementara Frans Lebur Raya dalam kesempatan itu merasa bersyukur atas deklarasi dukungan dari Untas. Menurutnya kedekatannya dengan warga ex Tim-Tim itu sudah terjalin lama sejak Tim-Tim memisahka diri dari Indonesia. Ketika terjadi eksodus besar-besaran, dirinya menjadi salah satu relawan yang bergabung untuk menyediakan segala keperluan dan menolong warga ex Tim-Tim ditempat-tempat pengungsian pada saat itu.

"Saya bersama teman-teman yang tergabung di LSM turut membantu menyediakan dapur Umum dan kebutuhan bagi para pengungsi saat itu. Jadi kedekatan saya dengan anda sekalian sudah berlangsung lama dan bukan pada saat moment seperti ini. Saat ini saya sangat mengharapkan dukungan dari kalian semua dan kami akan terus berjuang agar tidak lagi warga yang berada di kamp-kamp pengunsian," kata Frans Lebu Raya.

Suara Pembaruan

Penulis: YOS

Sumber:Suara Pembaruan