Jakarta - Kecelakaan kerja yang diwarnai ledakan dan kebakaran menimpa kapal tanker Sahoya 3 yang mengangkut suplai minyak milik PT Kaltim Prima Coal (KPC) dan tugboat Arya Chandra di perairan laut Sangata, Kalimantan Timur. Peristiwa yang terjadi pada Senin (29/4) itu mengakibatkan empat orang tewas dan satu orang hilang.

“Kapal tongkang itu sudah bongkar muat BBM sejak Minggu (28/4) pukul 21.45 WITA. Ada 32 ribu ton yang dipindahkan. Lalu dalam keadaan kosong tongkang keluar (case off) dari Jeti Marine KPC pada hari Senin. Tapi kemudian tiba-tiba tongkang meledak dan menyambar tugboat yang ada di sampingnya,” beber Kabag Penum Polri Kombes Agus Rianto di Mabes Polri Rabu (1/5).

Sambaran api dari kapal tongkang mengakibatkan tugboat itu ikut meledak.

“Empat orang di tongkang ditemukan meninggal, yaitu Galih, Feri, Fauzi, dan Yuda pada hari Selasa kemarin. Sedangkan dua orang lainnya selamat karena pada waktu kejadian sedang berbelanja di darat. Sementara kru tugboat ada 11, dengan 2 orang cuti, 3 orang di darat, 5 orang dirawat ke rumah sakit karena luka bakar, dan 1 orang diperkirakan tenggelam atas nama Sutriso,” jelas Agus.

Kini pencarian korban dan investigasi soal sebab ledakan masih dilakukan oleh Polres Kutai Timur. Turut terlibat PT KPC, Basarnas, dan polisi air.

-

Penulis: Farouk Arnaz/NAD