Suasana penghitungan suara dalam pilkada NTT di Kupang, Senin (18/3)

Kupang - Sesuai jadwal yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nusa Tenggara Timur (NTT), pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) putaran kedua diharapkan berlangsung dengan aman dan sukses.

Pencoblosan dan penghitungan suara Pilgub putaran kedua akan berlangsung Kamis (23/5) esok setelah KPU NTT menetapkan masa kampanye selama tiga hari pada 17-19 Mei 2013 yang dilanjutkan dengan masa tenang.

Ketua KPU NTT, Johanis Depa, mengatakan pemungutan suara akan dilakukan di 8.360 tempat pemungutan suara (TPS) dengan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 3.027.283 pemilih yang menyebar di 21 Kabupaten/Kota se NTT.

Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang maju ke putaran kedua itu adalah Esthon Foenay-Paul Edmundus Talo (Esthon-Paul) yang diusung Partai Gerindra dan Partai Damai Sejahtera (PDS).

Pasangan Frans Lebu Raya-Benediktus A Litelnoni (Frenly) yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Hanura, Partai Persatuan Pembangan (PPP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Demokrat, Golkar dan PKS serta sejumlah partai kecil lainnya.

Dua pasangan petahana tersebut dinyatakan berhak maju ke putaran kedua Pilgub setelah mengalahkan tiga rival terberatnya yakni Ibrahim Agustinus Medah - Emanuel Melkiades Laka Lena (Tunas) yang diusung Partai Golkar, Beni Kabur Harman-Welem Nope (BKH-Nope) yang diusung Partai Demokrat dan partai pendukung lainnya, serta pasangan independen Christian Rotok-Paul Liyanto (CristAL).

Pilgub NTT putaran kedua yang seharusnya dijadwalkan KPU pada Rabu (15/5) lalu akhirnya ditunda sampai Kamis (23/5) karena masih ada pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang menggugat hasil Pilgub putaran partama ke Mahkamah Konstitusi (MK).

MK telah memutuskan menolak seluruh permohonan gugatan yang diajukan oleh pasangan Tunas.

 

Suara Pembaruan

Penulis: YOS/FEB

Sumber:Suara Pembaruan