Amelia Yani (tengah) bersama Taufik Kiemas (kanan)

Ende - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Taufiq Kiemas menilai Ende layak dianggap sebagai rahimnya Pancasila, tempat Bung Karno menggali nilai-nilai Pancasila yang kemudian menjadi dasar negara.

Di tempat itu, menurut Taufiq, Bung Karno diasingkan Belanda namun justru tidak menjadi terasing namun mendapatkan pemikiran baru.

"Di bawah pohon sukun itulah Beliau menemukan gagasan Pancasila, jadi tak salah kalau Ende ini rahimnya Pancasila," demikian disampaikan Taufiq Kiemas dalam sambutannya pada perayaan hari lahir Pancasila di Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (1/6) siang.

Nilai-nilai Pancasila, kata dia, harus dimaknai tak hanya sebagai konsep idealis namun juga etis dalam masyarakat yang dinamis.

"Kami meyakini kehidupan bangsa akan semakin baik, kokoh dan sejahtera apabila komponen bangsa menegakkan empat pilar," kata dia lagi.

Empat pilar yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhineka Tunggal Ika.

"Atas cikal bakal lahirnya Pancasila dapat menambah semangat baru demikian pidato Soekarno, harapan kita agar nilai-nilai luhur senantiasa dipelihara," imbuh menantu Bung Karno tersebut.

Penulis: Ezra Sihite/FEB