Ilustrasi Asuransi

Ahli Waris Peserta Magang di Jepang Dapat Santunan Rp2,5 Miliar

Ilustrasi Asuransi (Istimewa)

Jakarta - Kecelakaan lalu lintas di Jepang mengakibatkan Udan, seorang peserta magang kerja asal Bandung, Jawa Barat (Jabar), meninggal dunia pada 18 Januari 2012. Setelah melalui proses pengadilan, akhirnya ahli waris korban menerima asuransi jaminan kecelakaan dan kematian senilai

23.302.520 Yen atau senilai Rp2,5 miliar.

Dirjen Pembinaan dan Pelatihan Produktivitas (Binalattas) Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemnakertrans), Abdul Wahab Bangkona, yang diwakili Direktur Bina Pemagangan, Bagus Marijanto, secara simbolis menyerahkan santunan tersebut kepada ahli warisnya, di kantor Kemnakertrans Jakarta, Kamis (19/9).

"Kami menyampaikan turut berbelasungkawa. Mungkin uang ini tidak bisa menggantikan nyawa Udan, namun paling tidak, dapat membantu kehidupan ahli warisnya selanjutnya," kata Bagus.

Disebutkan, Udan adalah peserta pemagangan ke Jepang yang berangkat pada 18 November 2010 (angkatan 22-08/ke-211), dan melaksanakan program pemagangan di Jepang sebagai operator mesin tekstil pada perusahaan Kita Nihon Bouseki, yang berlokasi di Prefektur Ishikawa.

Pada tanggal 18 Januari 2012, sekitar pukul 06.00, Udan yang mengendarai sepeda sepulang dari tempat kerja menuju ke tempat tinggalnya, tertabrak oleh sebuah mobil. Kecelakaan itu mengakibatkan Udan terlempar sejauh 8 meter dan kepalanya membentur tembok trotoar, hingga nyawanya pun tidak tertolong.

Suara Pembaruan

Siprianus Edi Hardum

Suara Pembaruan