ilustrasi kebakaran

Kupang - Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) Nusa Tenggara Timur (NTT) beserta semua dokumen dan logistik pemilihan umum legislatif habis terbakar oleh pelaku yang belum dapat diidentifikasi.

Sekda SBD, yang merangkap sebagai Pelaksana harian (Plt) Bupati SBD, Antonius Umbu Zasa membenarkan hal tersebut. Ia juga mengatakan bahwa sesosok mayat ditemukan dalam gedung, setelah kebakaran tersebut dipadamkan.

“Kami di SBD menjadi korban politik. Hari ini masa kembali membakar kantor KPU SBD. Masyarakat Sumba Barat Daya lagi berduka,” katanya ketika dihubungi, Jumat (28/3).

Umbu Zasa mengatakan, sampai malam ini polisi belum berhasil mengindentifikasi jenazah yang hangus terbakar di kantor KPU SBD tersebut.

“Dari kejadian itu, sesuai laporan dari SBD kepada saya melalui telepon, semua aktivitas perkantoran terhenti total karena semua pegawai berlarian kembali ke rumah untuk menjaga keluarganya masing-masing,” kata Umbu Zasa.

Umbu Zasa menambahkan, semua logistik untuk kebutuhan pemilu legislatif di Kabupaten (SBD), NTT juga ikut hangus terbakar.

Sekretaris KPU SBD, Ignas Dodok yang dihubungi wartawan dari Kupang mengatakan, sekitar 209.000 lebih kertas suara musnah.

"Kejadian ini terang menggangu kinerja dan menghambat pelaksanaan pemilu legislatif yang tinggal sepekan lagi. Namun kami tetap melaksanakan tugas pelayanan seperti biasa, meskipun harus mundur lagi," kata Ignas.

Ignas menambahkan, surat suara sebenarnya sudah disortir dan bahkan sudah dipak untuk segera dikirim ke kecamatan dan desa terpencil.

Suara Pembaruan

Penulis: YOS/FAB

Sumber:Suara Pembaruan