Padi SRI Tingkatkan Produksi Petani Langkat

Ilustrasi padi di sawah (Antara/M.Ali Khumaini)

Oleh: | Minggu, 14 September 2014 | 12:57 WIB

Langkat - Penanaman padi menggunakan System of Rice Intensification (SRI) mampu meningkatkan hasil produksi petani di Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara.

"Dari ubinan yang dilakukan terhadap panen padi petani di Kecamatan Sirapit, menghasilkan 12,5 ton per hektare, dengan produksi rata-rata mencapai 9,5 ton per hektare untuk jenis padi Mikongga," kata Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Pertanian Kecamatan Sirapit, Kabupaten Langkat Irman, di Sirapit, Minggu (14/9).

Penanaman padi dengan metode ini mencapai 100 hektare, melalui kelompok Gotong Royong, Anggrek, Sejahtera di tiga desa, yaitu Desa Siderejo, Tanjung Kerihaen, dan Aman Damai.

Produksi padi yang tinggi juga membuat pendapatan petani semakin meningkat. Bila harga gabah kering mencapai Rp 4.200 per kilogram, maka mereka bisa mendapatkan pendapatan bersih mencapai Rp 7.500.000 per bulan.

"Tentu pendapatan petani di sini sangat tinggi, sehingga kelompok tani terus menerus memberdayakan para anggotanya untuk menanam padi SRI," ujarnya.

SRI adalah teknik budi daya padi yang mampu meningkatkan produktivitas dengan cara mengubah pengelolaan tanaman, tanah, air, dan unsur hara.

Metode ini terbukti berhasil meningkatkan produktivitas padi sebesar 50 persen sampai 100 persen.


Sumber: Antara
ARTIKEL TERKAIT