Jambi Jadi "Pilot Project" Pertanian Modern

Jambi Jadi
Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus (kiri) bersama Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan. ( Foto: Antara )
/ YUD Selasa, 14 Oktober 2014 | 22:10 WIB

Jambi - Provinsi Jambi ditunjuk Kementerian Pertanian menjadi salah satu daerah percontohan (pilot project) pengembangan pertanian modern program pemerintah pusat yang akan digulirkan pada tahun 2015 mendatang.

Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus mengatakan, di Jambi, Selasa (14/10), bahwa Jambi masih akan melakukan survey lokasi yang cocok untuk program tersebut.

"Ya, Jambi menjadi salah satu daerah yang ditunjuk untuk menjadi pilot project program dari Kementerian Pertanian," kata Hasan.

Program itu bentuknya yakni bantuan pengelolaan mulai dari membersihkan lahan hingga panen padi menggunakan teknologi pertanian dan alat-alat pertanian modern.

Pada program itu, kata HBA, pemerintah pusat membiayai dari teknologi hingga peralatan pertanian, sementara Provinsi Jambi harus menyediakan hamparan sawah yang luasnya 100 hektar untuk pengembangan program yang bertujuan meningkatkan kedaulatan pangan nasional ini.

Di Jambi, menurut HBA, wilayah Kabupaten Kerinci, Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Tanjung Jabung Barat menjadi daerah-daerah yang cocok untuk pengembangan program tersebut, hanya saja menurut HBA Pemerintah Provinsi Jambi masih akan melakukan survei terlebih dahulu sebelum menentukan lokasinya.

"Khusus Jambi, dimana hamparan yang 100 hektar itu nanti kita lihat kondisinya, kalau dilihat yang dimungkinkan untuk satu hamparan itu ya memang di kabupaten Kerinci, mungkin juga di Tanjabtim dan Tanjabbar yakni di Tungkal Ulu, tapi itu nanti nanti kita survey dulu," kata HBA.

Program ini, kata HBA telah ditandatangani nota kesepahamannya antara pemerintah pusat dan pemerintah provinsi, saat pertemuan dengan para Gubernur di Surabaya kemarin.

"Masing-masing provinsi menyiapkan lahan dan digarap dengan teknologi dan alat pertanian modern, mulai dari membersihkan lahan sawah, penanaman sampai kepada panen. Itu semua menggunakan alat pertanian modern, jadi nanti para petani tangannya tidak perlu kotor lagi, itu idenya," jelasnya.

 

Sumber: Antara
CLOSE