Kasus Tukar Guling, Polda Sulteng Mintai Keterangan Bupati Poso

Kasus Tukar Guling, Polda Sulteng Mintai Keterangan Bupati Poso
Ilustrasi Korupsi ( Foto: North Texas Drifter )
Jumat, 6 Februari 2015 | 04:11 WIB

Palu - Polda Sulawesi Tengah meminta keterangan dari Bupati Poso Piet Inkiriwang, terkait kasus dugaan korupsi tukar guling lahan di daerah yang dipimpinnya, hari ini.

Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Tengah AKBP Hari Suprapto mengatakan Piet Inkiriwang dimintai keterangan karena dinilai mengetahui proses tukar guling lahan yang menyalahi aturan pada 2010.

Piet dimintai keterangan di Polda Sulawesi Tengah sejak pukul 09.00 WITA, dan berakhir sekitar pukul 13.00 WITA.

Dalam kasus tersebut Bupati Poso telah beberapa kali dimintai keterangan.

Status Bupati Poso sendiri adalah pihak yang dimintai keterangan, belum sebagai saksi. Piet Inkiriwang dalam tukar guling itu berperan sebagai kuasa pengguna aset.

Tukar guling lahan itu berupa peralihan dermaga lama yang terletak di Jalan Yos Sudarso (depan hotel Pamona Indah) seluas 1.617 meter persegi dengan lahan seluas 2.475 meter persegi milik Yafet Santigi yang terletak di Kelurahan Watupanggasa, Kabupaten Poso.

Proses tukar guling lahan antara Pemkab Poso yang diwakili Amjat Lawasa dan Yafet Santigi tersebut tanpa melalui persetujuan DPRD Kabupaten Poso sehingga melanggar Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 17 Tahun 2007 tentang Teknis Pengelolaan Barang Milik Daerah.

Sebelumnya, mantan Sekretaris Kabupaten Poso Amjat Lawasa menyangkal telah bertanda tangan dokumen berita acara tukar guling lahan tersebut.

"Nanti kita periksa keaslian tanda tangan itu, apakah asli atau dipalsukan," kata Hari, Kamis (5/2).

Amjat Lawasa dan Yafet Santigi saat ini sudah menjadi tersangka dalam kasus tersebut.

Penyidik saat ini masih menghitung kerugian negara dalam kasus itu dengan meminta bantuan tim dari BPKP.

Sumber: Antara
CLOSE