Ilustrasi ijazah salah tulis.
"Kesalahan penulisan data ijazah itu meningkat sekitar 100 persen dari tahun sebelumnya."

Sebanyak ribuan lembar ijazah tingkat sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP) hingga sekolah menengah atas (SMA) sederajat di Provinsi Bengkulu, diketahui mengalami kesalahan penulisan data.

"Ribuan ijazah SD, SMP dan SMA sederajat itu salah (tulis) akibat kurang teliti petunjuk pelaksanaan mengisi blangko," kata Ketua Panitia Ujian Nasional (UN) Provinsi Bengkulu, Budiyanta, Kamis (12/7).

Dari ribuan blangko ijazah yang salah tulis itu, disebutkan bahwa antara lain terdapat di salah satu SMP yang jumlahnya mencapai lebih dari 200 lembar. "Kesalahan penulisan data ijazah itu meningkat sekitar 100 persen dari tahun sebelumnya yang tercatat hanya 500 lembar," kata Budiyanta pula.

Budiyanta menjelaskan, kesalahan penulisan data paling banyak terjadi pada ijazah untuk SD, yakni mencapai lebih dari 450 lembar. Lalu untuk lulusan SMP diketahui sebanyak lebih dari 400 lembar, serta untuk SMA sederajat mencapai lebih dari 150 lembar.

Dikatakan, sebagian besar kesalahan terjadi saat petugas menulis data nilai. Selain itu, kesalahan penulisan juga terjadi saat menulis data pribadi para lulusan. Sementara selain salah tulis, ada juga blanko ijazah yang hasil cetakan daftar nilainya kabur atau tak jelas terbaca tulisannya, sehingga tak bisa dibaca saat difotokopi.

Terhadap hal ini, bila terjadi kesalahan tulis atau hasil cetakan kabur, para kepala sekolah disebutkan masih bisa menukarnya. Tepatnya yaitu dengan mendatangi Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu, dengan membawa barang bukti, paling lambat Agustus 2012.

Penulis: /SES