Ilustrasi warga Bandung yang melintasi genangan air dengan perahu kayu atau sampan. (JG Photo/Rezza Estily)
Ketinggian air bah hingga mencapai 2,5 meter atau atap rumah.

Sedikitnya 310 rumah di Komplek Cincin Permata Indah, Desa Gandasari, Kecamatan Ketapang, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, terendam banjir akibat hujan deras yang menguyur kawasan tersebut sejak Minggu (18/11).

"Kalau untuk di Kompleks CPI (Cincin Permata Indah) itu ada 300 rumah yang terendam," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat Udjawala Prana Sigit, ketika dihubungi melalui telepon selularnya, Senin (19/11) dini hari.

Sigit belum dapat memastikan penyebab dari banjir bandang di Komplek Cincin Permata Indah tersebut.

Karena sebelumnya tersiar kabar penyebabnya dari banjir tersebut adalah karena tanggul yang ada di komplek itu.

"Cincin itu kan perumahan. Tanggul jebol enggak ada itu. Lebih karena curah hujan tinggi," kata dia.

Sementara itu, salah seorang warga bernama Evayes, 40, menuturkan ketingggian air mencapai 2,5 meter saat kejadian berlangsung.

"Jam 8 malam itu, ketinggian air sudah mencapai 2,5. Saya langsung suruh keluarga naik ke lantai atas untuk berlindung," kata Evayes.

Ia menuturkan, kejadian banjir kali ini merupakan banjir terparah yang menerjang kawasan tersebut selama dua tahun terakhir.

"Ini paling parah, selama saya tinggal di sini," kata dia.


Penulis:

Sumber:Antara