Ilustrasi pohon bonsai. (howtogrowabonsaitree)
Bibit kayu penghijauan yang dibagikan kepada masyarakat daerah ini antara lain dari jenis kayu bawang, meranti, trembesi, bambang lanang, sengon, dan mahoni

BENGKULU - Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Bengkulu membagikan sebanyak 10 juta bibit pohon penghijauan dan buah-buahan kepada masyarakat, untuk ditanam di lahan kritis, menyusul musim hujan yang sudah merata di daerah ini.

Kepala BPDAS Bengkulu, Sumarsono, kepada media ini di Bengkulu, Selasa (27/11), mengatakan bahwa bibit kayu penghijauan yang dibagikan kepada masyarakat daerah ini antara lain dari jenis kayu bawang, meranti, trembesi, bambang lanang, sengon, dan mahoni. Sedangkan bibit buah-buahan antara lain adalah mangga, sirsak, alpukat, manggis, rambutan dan surian.

"Bantuan bibit kayu penghijauan dan buah-buahan sudah mulai kami bagikan kepada masyarakat di sejumlah kabuputen dan kota di Bengkulu, untuk segera ditanam pada akhir November sampai Desember mendatang," ujar Sumarsono.

Dikatakannya, bantuan bibit kayu penghijauan dan buah-buahan tersebut, selain diadakan melalui kerja sama BPDAS Bengkulu dengan pihak ketiga, terutama disiapkan melalui kebun bibit rakyat (KBR) yang ada di daerah ini. Khusus untuk bibit dari KBR jumlahnya mencapai sebanyak 8,8 juta batang.

Bibit sebanyak ini, menurut Sumarsono, dihasilkan dari 350 unit KBR yang dibentuk di sejumlah kabupaten dan kota di Bengkulu. Setiap KBR memproduksi bibit kayu penghijauan dan buah-buahan sebanyak 25.000 batang.

Sumarsono menyebutkan, bulan Desember sendiri merupakan puncak Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) yang akan dicanangkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Sementara di Bengkulu, pelaksanaan HMPI sendiri akan dimulai pada 28 November di Kabupaten Rejang Lebong, Kota Bengkulu, Bengkulu Utara dan Kabuputen Muko-Muko. Sedangkan untuk lima kabupaten lainnya, yakni Lebong, Seluma, Bengkulu Selatan, Kaur dan Bengkulu Tengah, akan melaksanakan pada akhir Desember.

Sementara, Plt Gubernur Bengkulu, Junaidi Hamsyah, juga menyampaikan harapan agar bibit kayu penghijauan dan buah-buahan yang diberikan gratis oleh pemerintah itu, dapat benar-benar ditanam dan dirawat, sehingga desa dan kota di Bengkulu ke depan dapat menjadi hijau.

"Apalagi tanah di Bengkulu cukup subur. Sehingga (jika) dipelihara dengan baik, dalam tempo singkat sudah berbuah," ujarnya.

 


Penulis: /FEB