Ilustrasi: Hutan gundul akibat perambahan di Riau, Sumatra. FOTO: RATNA NURAINI
Dana   pinjaman terus  bergulir guna menunjang  program  pelestarian hutan melalui hutan rakyat.

Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan mengucurkan dana  sekitar Rp 480  miliar untuk provinsi Lampung melalui Badan Layanan Umum Pusat  Pembiayaan Pembangunan Hutan (BLU P2H) Kementerian Kehutanan yang  diharapkan  dapat membantu program pelestarian kawasan hutan di ujung  Pulau Sumatera itu.

"Dari alokasi dana Rp 480 miliar,  untuk tahap pertama akan disalurkan sebesar Rp 10 miliar," ujar Menhut  Zulkifli Hasan saat peluncuran  program hutan rakyat di Desa Pasuruan,  Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan, Jumat (21/12).

Dana   pinjaman itu nantinya terus  bergulir guna menunjang  program  pelestarian hutan melalui hutan rakyat yang diharapkan dapat membantu  masyarakat dalam melakukan upaya pelestarian hutan secara mandiri.  Sebab, pelestarian hutan haruslah melibatkan masyarakat melalui  pemberdayaan.

Sekretaris  Pemerintah Provinsi, Ir Berlian Tihang atas nama Gubernur  Lampung  menyambut baik program Kementerian Kehutanan yang mengalokasikan dana  pinjaman bergulir untuk melestarikan kawasan hutan, program tersebut  akan sangat membantu pemerintah daerah dalam upaya melestarikan kawasan  hutan dengan melibatkan pemberdayaan masyarakat disekitarnya.

Berlian  juga menambahkan, pemerintah provinsi Lampung sangat konsen terhadap  upaya pelestarian kawasan hutan karenanya berbagai upaya pencegahan  perambahan dan juga pelestarian telah dilakukan  Dinas Kehutanan  setempat.

"Program Pak Menteri ini  sangat membantu upaya pelestarian hutan secara mandiri oleh masyarakat," kata dia.

Penulis: /FER