Ilustrasi atlet wushu.
Pihak wushu Sumut mengaku menerapkan pembinaan jangka panjang dan berlapis dalam upaya menghasilkan atlet muda berkualitas.

Pengurus Provinsi (Pengprov) Wushu Indonesia (WI) Sumatera Utara (Sumut) menyiapkan atlet lapis kedua dalam upaya regenerasi, karena beberapa pewushu andalan daerah itu, seperti Lindswell dan Aldy Lukman, sudah tergolong senior.

Sekretaris Umum Pengprov WI Sumut, Iwan Kwok, di Medan, Rabu (6/6), mengatakan bahwa saat ini ada beberapa atlet muda wushu Sumut yang telah menunjukkan prestasi dalam beberapa kejuaraan. Antara lain yaitu Harris Horatius, Jodis, Andrew, Nicholas, serta Charles di putra, juga nama-nama macam Siti Novia Sari Sitepu, Juwita Niza Wasni, Priscillia Cuaca dan Cynthia Cuaca di putri.

Dikatakan Iwan, mereka semua saat ini ada di bawah bimbingan tiga pelatih, yakni Phoon Chee Kong (Malaysia), Zhang Yoe Ning (China), dan Liu Zhen (China). "Mereka siap menggantikan atlet-atlet yang sudah senior seperti Aldy Lukman, Heriyanto, Johannes Bie, Lindswell, Dessy Indri Astuti, Eric Losardi, Dasmantua Simbolon dan Hotma Dearma Purba," katanya.

Iwan mengatakan lagi, selama ini pihaknya menerapkan pembinaan jangka panjang dan berlapis dalam upaya menghasilkan atlet-atlet yang berkualitas dan siap mengikuti berbagai kejuaraan. Target utamanya adalah agar regenerasi di wushu Sumut bisa terus berlanjut.

Para atlet muda itu, kata Iwan pula, juga sering diikutsertakan dalam berbagai kejuaraan. Tujuannya, selain untuk menambah jam terbang, juga demi membiasakan diri menghadapi suasana kompetitif yang dewasa ini kian ketat. "Pengiriman atlet-atlet muda dalam berbagai kejuaraan sangat perlu. Sebab, mereka itulah nantinya yang akan menjadi ujung tombak wushu Sumut di tahun-tahun mendatang," katanya.

Penulis: /SES