Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Pangestu didampingi oleh Executive Chairman TDS/Wamenparekraf Sapta Nirwandar, Wakil Gubernur Sumbar Muslim Kasim, Tokoh Masyarakat Sumbar Irman Gusman, Vice President CCR Bank BNI Nancy Martasuta, Dirjen Pemasaran Pariwisata Kemparekraf Esthy Reko Astuti bersama-sama memukul Gendang Tasa sebagai tanda siap digelarnya secara resmi perhelatan akbar Tour de Singkarak 2013.

Padang - Kapolda Sumbar Brigjen Pol Nur Ali memberikan jaminan keamanan pelaksanaan Tour de Singkarak (TdS) 2013 sehingga kegiatan internasional itu bisa berjalan lancar dan sukses.

"Kami akan mengerahkan pengamanan secara khusus pada pelaksanaan even balap sepada TdS sehingga berjalan lancar dan sukses," kata Kapolda Sumbar Brigjen Pol Noer Ali di Padang, Jumat (31/5).

Menurut dia, seluruh Polresta maupun polsek di jajaran Polda Sumbar akan dimaksimalkan untuk mengamankan pelaksanaan TdS 2013. Untuk jumlah keseluruhan personel kepolisian yang diterjunkan jajaran Polda di 17 kabupaten dan kota mencapai 5.474 aparat.

"Seluruh kesatuan di jajaran Polda Sumbar dilibatkan untuk mengamankan pelaksanaan TdS tersebut,"ujar dia.

Protap pengamanan TdS 2013, tambah Noer Ali sudah disesuaikan dengan acuan Mabes Polri terutama mengawal kemungkinan potensi kerawanan yang akan muncul saat pelaksanaan TdS tersebut. "Para personel polisi sudah diberikan pembekalan khusus tata cara pengamanan dari instruktur khusus Mapolda Sumbar,"jelas dia.

Dia mengatakan, pengamanan dari pihak kepolisian tidak hanya sebatas penjagaan rute TdS dan pengawalan pembalap ketika event berlangsung, namun juga mengamankan secara penuh lokasi-lokasi penginapan pembalap dan official.

"Bahkan, mewaspadai ancaman gangguan keamanan berkadar tinggi, Polda Sumatera Barat pun akan menurunkan pengamanan dari satuan jibom brimob,"kata dia.

Menurut dia, Polda Sumbar juga berencana akan mengerahkan penembak jitu di lintasan yang akan dilalui peserta TdS yang dianggap rawan.

"Peningkatan pengamanan dilakukan sebagai bentuk jaminan berlangsungnya event tahunan ini dengan aman dari awal hingga akhir pelaksanaan,"ujar dia.

Dalam pengamanan pelaksanaan even balap sepeda TdS 2012, tambah Noer Ali pihak kepolisian juga akan dibantu aparat TNI dan Sat Pol PP, serta Dinas Perhubungan.

Dia menambahkan, ada beberapa arus lalu lintas yang akan ditutup saat perlombaan TdS di mulai, tidak saja jalur utama di Kota Padang, tapi juga nanti jalur antar kota yang dilalui peserta.

"Ditutupnya arus lalu lintas nanti diharapkan masyarakat pengguna jalan bisa memahami kondisi tersebut, walau akan terjadi kemacaten saat perlombaan ini berlangsung. Tetapi, kita akan tetap mengupayakan pengalihan jalur,"kata dia.

Sementara itu Wakil Gubernur Sumbar, Muslim Kasim menyatakan persiapan iven balap sepeda TdS tahun 2013 sekarang sudah mencapai 100 persen.

"Semua sarana dan prasarana telah dipersiapkan oleh pihak pantia termasuk jalan yang akan dilalui para pebalap nantinya. Ruas jalan yang dilalui para pebalap sepeda telah diperbaiki,"kata dia.

Dia menambahkan even balap sepeda TdS 2013 jauh berbeda dengan TdS tahun sebelumnya. Pada Tds ke lima kali ini digelar di Sumbar rutenya lebih dari 1.044 kilometer, melewati 17 kabupaten dan kota di Sumbar.

"Track lomba balap sepeda ini akan memacu adrenalin para pembalap untuk menjadi yang terbaik,"ungkap dia.

Berdasarkan data di himpun ANTARA peserta TDS 2013 akan diikuti 16 tim luar negeri dari 26 negara. Selain itu, juga ada enam tim nasional dengan total peserta kali ini berjumlah 220 orang.

Even TDS itu sendiri akan di buka di Kota Bukittinggi pada 1 Juni 2013 dan ditutup di Kota Padang, 9 Juni 2013. Total jarak yang dilombakan meningkat dari 854 kilometer menjadi 1.000 kilometer dengan total hadiah yang diperebutkan juga ditingkatkan dari Rp1 miliar pada tahun lalu menjadi Rp1,2 miliar tahun ini.

Penulis:

Sumber:ANT