Rossy Latih Timnas Tenis Meja Pra-Olimpiade

Rossy Latih Timnas Tenis Meja Pra-Olimpiade
Ilustrasi tenis meja. ( Foto: AFP )
Rabu, 1 Februari 2012 | 08:40 WIB
Belakangan memilih mendedikasikan diri di Sekayu, Musi Banyuasin (Sumsel), kini Rossy kembali ditunjuk menjadi pelatih timnas tenis meja pra-olimpiade.

Pelatih tenis meja Sumatera Selatan (Sumsel), Rossy Pratiwi Dipoyanti Syechbubakar, terpilih melatih tim nasional (timnas) Indonesia untuk persiapan berlaga pada ajang pra-kualifikasi olimpiade di Bangkok, Thailand, 4-5 Februari mendatang. Sekretaris Umum Pengprov Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Sumsel, Tony Pusriyadi mengatakan, pihaknya telah menerima surat resmi dari PB PTMSI mengenai pemanggilan itu.

"Suratnya sudah diterima, dan sudah diinformasikan kepada Rossy agar segera menyiapkan diri, mengingat tim nasional dijadwalkan berangkat pada 3 Februari nanti," ujar Tony di Palembang, Rabu (1/2).

Tony menambahkan, selain Rossy, PB PTMSI juga menunjuk Abdul Rodjak (Jawa Barat) sebagai pelatih putra. Sedangkan atlet putra yang terpilih adalah Ricky Supit (Jatim), dan Donny Prasetyo Aji (Jateng), sementara atlet putrinya adalah Christine Ferilana (Jatim) dan Mira Fitria (Jabar).

"Pemanggilan Rossy ini suatu kebanggaan bagi Sumsel. Meskipun kini telah memilih mendedikasikan diri di Sekayu, Musi Banyuasin, tapi Rossy tetap mampu memberikan sumbangsih bagi negara, yakni dengan menjadi pelatih, setelah pensiun sebagai atlet," ujar Tony.

Seperti diketahui, Rossy merupakan atlet tenis meja Indonesia yang tak tergantikan pada era tahun 1980-an hingga 1990-an, dengan mengoleksi 13 medali emas SEA Games. Segudang prestasi semasa menjadi pemain itu, juga telah membawa Rossy dipercaya menjadi pelatih timnas tenis meja putri pada SEA Games XXVI tahun 2011 lalu.

"Saat ini Rossy berserta keluarga tinggal di Sekayu, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, karena membina atlet setempat di GOR Ranggonang. Beberapa atlet junior saat ini telah menampakkan prestasi," ujar Tony pula, sambil menambahkan bahwa pembinaan atlet tenis meja Sumsel memang dilakukan dari awal, setelah beberapa atlet senior memutuskan pensiun.
CLOSE