Salah satu pertarungan dalam Legend Fighting Championship
Salah satu pertarungan dalam Legend Fighting Championship (sumber: www.legenfc.com)
Gelaran Legend Fighting Championship yang akan dihelat pada tanggal 30 Maret 2012 mendatang merupakan kejuaraan Mixed Martial Arts (MMA) yang mempertemukan para praktisi seni bela diri MMA dari seluruh wilayah di Asia Pasifik.

Ini adalah pertama kalinya kejuaraan yang memiliki basis di Hong Kong tersebut menghadirkan petarung dari Indonesia. "Ini adalah penampilan perdana kami di Indonesia, dimana kami memiliki petarung Indonesia dalam kejuaraan ini untuk pertama kalinya dalam ajang MMA dengan skala internasional. Kami merasa terhormat bisa menghadirkan Fransino seorang petarung dari indonesia yang belum terkalahkan," ujar Michael Haskamp selaku co-founder dan Managing Director Legend.

"Saya menanti petarungan Fransino dengan Kawanago, karena saya rasa Kawanago akan menjadi lawan berat bagi Fransino," tambah Michael.

Pertandingan ini dinilai bukan hanya sekedar hiburan semata, tapi juga memiliki kaitan erat dengan kebudayaan karena memiliki gabungan dari empat macam bela diri. "Legend Fighting Championship bukan sekedar hiburan semata, tapi juga menyangkut dengan kebudayaan karena memiliki gabungan seni bela diri seperti Sanda, Jujitsu, Muay Thai, Tinju, dan Gulat," ujar Jacqueline Losung selaku Direktur Marketing dan Sponsor dari BD Next Entertainment.

Pernyataan dari Jacqueline ini juga diamini oleh Michael Haskamp. "Kita ingin merayakan kebudayaan Asia Pasifik lewat MMA, yang dihadiri oleh petarung dari Asia Pasifik juga, karena memang kejuaraan Legend hanya dilakukan untuk regional itu saja," kata Michael.

Kompetisi ini memiliki format dengan tiga ronde, masing-masing berdurasi lima menit, dengan peraturan tidak boleh mencungkil mata, mulut, memukul bagian leher, belakang kepala dan punggung sampai kebawah, serta daerah kemaluan.

"Berbeda dengan gelaran kompetisi MMA beberapa waktu lalu di Kelapa Gading, kita menggunakan ring sebagai area bertarung dan memiliki beberapa spesifikasi aturan. Salah satunya bila salah satu petarung mengalami punch drunk, maka pertandingan akan selesai," ujar Tommy Firman selaku Ketua Harian Olahraga Mixed Martial Arts Indonesia (OMMI).

"Harapan kami, petarung dari Indonesia menjadi juara, dan bisa jadi pengalaman yangg berharga serta membawa nama Indonesia ke kancah internasional," pungkas Jacqueline.