Tampil di depan publik sendiri bukan berarti akan menjadi lebih mudah, karena Fransino akan berhadapan dengan petarung spesialisasi knock-out asal Jepang, Yusuke Kawanago, di kelas bulu.
Partai ini merupakan satu dari sepuluh partai dalam rangkaian Legend Fighting Championship yang akan digelar di Plenary Hall Jakarta Convention Center, 30 Maret nanti.
"Terakhir kali saya tampil di Indonesia yaitu tahun 2005. Setelah itu tidak ada lagi dan selalu tanding di luar negeri. Berasa sepi karena tidak ada pendukung ketika saya menang. Sekarang ada kesempatan main di kandang lagi. Tentu tidak akan disia-siakan. Moga-moga dengan adanya suporter dalam negeri jadi semangat tersendiri buat saya," ujar Fransino saat jumpa pers di Jakarta, Rabu (22/2).
Berlatih di bawah pelatihnya sejak lama, Niko Han, Fransino mengaku sudah mempersiapkan diri sejak lama untuk menghadapi lawan yang diakuinya memiliki pukulan mematikan.
"Saya belum pernah melawan dia. Namun saya sudah mempersiapkan diri, terutama striking dan grappling. Saya yakin menang," tegasnya.
Fransino memiliki rekor 16 kali menang dan satu kali kalah selama delapan tahun kariernya sebagai petarung MMA.
Sementara Kawanago sendiri memiliki rekor 9-3-1 sepanjang kariernya. Kawanago sendiri merupakan calon petarung nama besar di Jepang karena setengah dari rekor kemenangannya dihasilkan melalui knock out (KO).
Managing Director Legend, Michael Haskamp mengatakan banyak pertimbangan mengapa Legend menggelar event-nya di Indonesia. Salah satunya adalah karena Indonesia termasuk dalam kawasan Asia Pasifik, yang merupakan basis organisasi ini, dimana MMA memiliki pasaran tersendiri.
"Legend dibentuk untuk mengembangkan petarung-petarung di kawasan Asia Pasifik. Kami terus mencari petarung terbaik dari Cina, jepang, dan Indonesia," ujar Haskamp.
Selain itu, Haskamp berharap dengan tampilnya Fransino bisa membawa atmosfer sendiri bagi penonton lokal.
"Kami beruntung memiliki Fransino yang belum terkalahkan," ujarnya.
Tommy Firman, Ketua Harian OMI (Organisasi Mixed Martial Arts Indonesia) menyatakan siap mendukung acara ini.
"Acara ini tak hanya sekedar entertainment, tapi juga membantu kebangkitan MMA di Indonesia," ujar Tommy.





