Ketua Kontingen SEA Games Upayakan Solusi Peralatan Atlet

Ketua Kontingan (CdM) SEA Games untuk Indonesia, Aziz Syamsuddin. (Suara Pembaruan/Hendro Situmorang)

Oleh: Hendro D Situmorang / FER | Minggu, 18 Juni 2017 | 21:14 WIB

Jakarta - Ketua Kontingen (CdM) SEA Games untuk Indonesia, Aziz Syamsuddin, terus berkoordinasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kempora) beserta Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas menyelesaikan persoalan peralatan latihan dan pertandingan yang melingkupi sejumlah cabang olahraga (Cabor) yang bertanding di SEA Games 2017 Malaysia.

Aziz menilai, persoalan peralatan tersebut akan diupayakan selesai pada pekan ini sebelum libur Lebaran, maksimal pada sebelum cuti bersama lebaran yang dimulai 23 Juni nanti. Tim CdM pun akan menggelar pertemuan sebelum tanggal tersebut untuk menindaklanjuti komitmen dari Kempora.

"Boleh diakui persoalan ini dialami oleh hampir seluruh cabang olahraga. Kami akan intensifkan komunikasi dengan Kempora dan Satlak Prima untuk mencari solusi terbaik. Komitmen dari Kempora sebelumnya adalah untuk menyelesaikan permasalahan itu sebelum 23 Juni. Kami akan gelar pertemuan untuk menindaklanjuti hal itu, " kata Azis usai pertemuan dengan manajer cabor di Jakarta, Minggu (18/6).

Selain soal peralatan, persoalan lain yang melingkupi tim SEA Games ialah jadwal ujicoba yang tidak dapat terpenuhi karena belum mendapatkan izin dari Satlak Prima karena ketiadaan dana. Sejumlah cabor yang terkendala jadwal uji cobanya itu pun harus mendata ulang tempat dan jadwal ujicoba yang layak diikuti untuk meningkatkan performa atlet.

Wakil Ketua Satlak Prima, Sadik Al-Gadri, meminta cabor yang terkendala untuk mengikuti ujicoba, khususnya yang berencana ke luar negeri untuk mengajukan kembali jadwal dan tempat ujicoba yang akan diikuti. Adanya permasalahan tersebut menurutnya karena ada perubahan sistem dalam sistem pengadaan dan penganggaran pemerintah.

"Tapi dalam pertemuan di Kemenko PMK beberapa hari lalu, akan segera dicarikan solusi. Bagi yang terhambat ujicobanya bisa mengajukan kembali karena saat ini masih bisa untuk mengajukan untuk ujicoba di bulan Juli," kata Sadik.

Ketua Komisi Atlet Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Krisna Bayu, mengatakan, saat ini KOI menerima pengajuan akreditasi hingga 1.500 nama untuk SEA Games 2017 Malaysia.

Namun, pihaknya hanya akan memberangkatkan atlet dari cabor yang punya potensi meraih perak dan emas dalam ajang dua tahunan tersebut.




Sumber: Suara Pembaruan
ARTIKEL TERKAIT