Dody Rahmadi Segera Dilantik, Sesmenpora Ingin Polemik di KONI DKI Diakhiri i

Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot S Dewa Broto (kedua dari kanan) bersama Ketua Umum KONI DKI Jakarta Dody Rahmadi Amar di Gedung Kempora, Senin, 19 Juni 2017.

Oleh: Iman Rahman Cahyadi / CAH | Senin, 19 Juni 2017 | 19:20 WIB

Jakarta - Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot S Dewa Broto menyambut baik rencana pelantikan pengurus KONI Provinsi DKI Jakarta masa bakti 2017-2021 pimpinan Dody Rahmadi Amar yang akan berlangsung di Balai Agung Pemprov DKI Jakarta, Selasa (20/6).

"Selamat ya. Semoga polemik ini segera diakhiri. Tantangan ke depan sudah menanti. Ayo kita bersatu membangun olahraga Jakarta lebih baik lagi ke depannya," ujar Gatot saat menerima audiensi Dody Rahmadi Amar dan rombongan di ruang kerjanya di lantai 3 Graha Pemuda Senayan Jakarta, Senin (19/6).

Gatot menegaskan Jakarta adalah barometer olahraga di Indonesia dan juga gudangnya atlet-atlet andalan dalam berbagai event. Sehingga menurutnya sudah sepantasnya menjadi panutan bagi daerah lainnya untuk melakukan pembinaan secara berjenjang dengan tujuan prestasi tingkat Asia, dunia bahkan olimpiade.

"Jakarta adalah barometer olahraga di Indonesia dan gudangnya atlet-atlet andalan. Seharusnya mampu memberikan contoh yang baik bagi daerah lainnya. Jangan sampai hanya ada satu atau dua orang atau sekelompok orang membuat kisruh olahraga menghambat prestasi atlet," tegas Gatot.

Lebih lanjut, mantan juru bicara Kempora itu juga menyoroti masih kurangnya perhatian pemerintah DKI Jakarta terhadap kesejahteraan atlet yang telah membela nama bangsa di kancah internasional. Menurutnya kesejahteraan atlet harus lebih diutamakan. Ia mewanti-wanti jangan sampai ada honor atlet yang tertunggak gara-gara konflik kepentingan yang tidak perlu dan Ia berjanji akan menghubungi Gubernur DKI Djarot Saiful Hidyat untuk membicarakan apa yang menjadi hambatan bagi atlet.

"Nanti saya akan hubungi pak Gubernur. Sebenarnya kemarin saya nonton bareng (Bulutangkis Indonesia Terbuka di JCC) dengan pak Djarot, tapi saya lupa ngobrolin, tapi saya janji akan ngobrol tentang kesulitan atlet dengan pak Gubernur," jelas Gatot.

Gatot juga berjanji akan hadir memenuhi undangan pelantikan pengurus KONI DKI Jakarta di Balaikota. Namun untuk memastikannya ia akan lebih dulu menyesuaikan waktu dan jadwal Menpora Imam Nahrawi. Rencananya Menpora akan bertemu Badan Pemeriksa Keuangan terkait Pelaporan Keungan pada Selasa Besok. "Insya Allah ya, nanti menyesuaikan dengan jadwal pak Menteri," tambah Gatot.

Pada kesemempatan itu, Dody juga melaporkan kepada Sesmenpora terkait proses terpilihnya menjadi Ketua Umum KONI masa bakti 2017-2021. Ia menuturkan Rapat Anggota membentuk tim penyaringan dan penjaringan (TPP) untuk menerima bakal calon yang akan maju dalam pemilihan. TPP mensyaratkan calon yang berhak untuk dipilih harus membawa dukungan 25 surat suara sah yang akan dibawa ke Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI DKI Jakarta pada 29 April 2017 di Hotel Whizz Jakarta Utara.

Berbekal dukungan 37 surat suara sah, Dody akhirnya terpilih secara aklamasi menjadi ketua umum KONI DKI menggantikan Raja Sapta Ervian dan disahkan oleh ketua sidang Ali Mochtar Ngabalin.

Adik kandung Kapolda Papua Irjen Pol Boy Raffi Amar itu juga menerima pataka dan Laporan Pertanggung Jawaban dari Ketua Umum Sebelumnya pada Musorprov yang dihadiri oleh Wakil Ketua umum KONI Pusat Mayjen (Purn) Suwarno, Gubernur DKI Jakarta yang diwakili oleh Kabidpres Disorda DKI Jakarta, para stakeholder KONI DKI mulai dari pengurus cabang olahraga, KONI Wilayah dan badan fungsional serta tamu undangan lainnya.

"Secara hukum tidak ada permasalahan dengan kepengurusan kami. Insya Allah usai dilantik besok kami akan segera bekerja secara cepat dengan berkoordinasi dengan berbagai pihak, dan yang menjadi prioritas kami adalah memenuhi hak atau gaji para atlet dan pelatih juga karyawan KONI DKI yang sebentar lagi akan menyambut Hari Raya Idul Fitri yang tentunya sangat ditunggu-tunggu," ujarnya.

Dihadapan Sesmenpora, Dody juga berjanji akan merangkul semua pihak yang berseberangan untuk saling bergandengan tangan membangun olahraga Jakarta lebih baik lagi. Targetnya dalah menjadi Juara Umum PON Papua 2020. Mendukung dan mensukseskan program pemerintah pada ajang multi event SEA Games dan Asian Games 2018 dimana Jakarta adalah tempat utama penyelenggaraan pesta olahraga se-benua Asia itu.

Dalam Surat Keputusan KONI Pusat no 44 tahun 2017 yang ditandatangani oleh Ketua Umum Tono Suratman setelah menimbang pelaksanaan Musorprov KONI DKI pada 29 April 2017 serta telah tersusunnya personalia Pengurus Provinsi DKI Jakarta masa bakti 2017-2021 memutuskan untuk mengukuhkan personel dan menugaskan pengurus KONI DKI Jakarta untuk melaksanakan tugas organisasi.

SK tertanggal 13 Juni 2017 itu juga ditembuskan kepada Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan; Menteri Pemuda dan Olahraga, Gubernur DKI Jakarta, Ketua DPRD DKI Jakarta, Pengurus dan Anggota KONI Pusat serta seluruh Pengurus KONI Provinsi DKI Jakarta.




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT