Duet Legenda WTA Tularkan Ilmu ke Petenis Cilik

Dua legenda tenis WTA Yayuk Basuki asal Indonesia dan Tamarine Tanasugarn asal Thailand berbagi ilmu dengan para petenis cilik Tanah Air. (Suara Pembaruan/Hendro Situmorang)

Oleh: Hendro D Situmorang / CAH | Kamis, 14 September 2017 | 21:13 WIB

Jakarta - Dua legenda tenis dunia Yayuk Basuki asal Indonesia dan Tamarine Tanasugarn asal Thailand berbagi ilmu dengan para petenis cilik Tanah Air. Mereka mengajarkan teknik bermain pada 30 petenis cilik dalam acara coaching clinic WTA Future Stars & Double Masterclass 2017, di lapangan tenis The Sultan Hotel & Residence Jakarta, Kamis (14/9).

Yayuk yang pernah bercokol di peringkat ganda ke-9 dan tunggal ke-19 dunia itu berharap bakal ada lagi penerus dirinya yang bakal mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. 7 peserta diantaranya adalah murid Akademi Tenis Yayuk Basuki dan sisanya anak yatim piatu Yayasan Rumah Piatu Muslimin.

Yayuk yang merupakan brand ambassador WTA Finals Legend, dalam acara tersebut membagi pengalamannya selama dia menjadi petenis nasional di era 1980an-1990an.

"Selama coaching clinic, saya ditemani legenda tenis Asia, Tamarine Tanasugarn. Kami ajari cara bermain tim dan taktik. Mereka juga dilatih kerja samanya," kata Yayuk.

Ia berharap, coaching clinic tersebut dapat memberi semangat para peserta dan berujung menggairahkan kembali olahraga tenis yang sekarang tengah lesu.

Sementara Tamarine petenis asal Thailand pemilik best ranking single 19dan ganda 15 itu berharap tidak hanya tenis Indonesia saja yang diharapkan kembali berjaya, juga Asia Tenggara pada umumnya.

"WTA Future Stars yang sebelumnya telah berlangsung di Bangkok dan Hyderabad, India ini adalah bagian dari platform regional untuk mempromosikan tenis di antara anak-anak kawasan Asia Pasifik. Diluncurkan sejak 2014 di 12 negara Asia Pasifik, sekarang 21 negara juga di Indonesia. Kami berusaha keras memunculkan bibit unggul baru di olahraga tenis," katanya.

Ketua Bidang Pertandingan PP PELTI Susan Soebakti mengaku senang ada acara seperti WTA Future Stars. Baginya ini menjadi kehormatan bagi Indonesia menjadi tuan rumah acara tersebut.

"Kami gembira bahwa petenis junior Indonesia bisa menikmati pengalaman tak ternilai dan akan terinspirasi langkah para legenda tenis dalam meniti karier kelak khususnya di dunia tenis selanjutnya," ucap Susan.




Sumber: Suara Pembaruan
ARTIKEL TERKAIT