Sandi Datang, Persija Menang

Wakil Gubernur SKI Jakarta, Sandiaga Uno (kanan) saat menghadiri pertandingan Persija jakarta menjamu Semen Padang di Stadion Patriot Candrabhaga, Minggu, 22 Oktober 2017. (Twitter)

Oleh: Mikael Niman / JAS | Minggu, 22 Oktober 2017 | 22:21 WIB

Bekasi - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno atau Sandi Uno menyaksikan laga Persija Jakarta melawan Semen Padang FC di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Minggu (22/10) malam. ‎Persija mengalahkan Semen Padang dengan hasil akhir dua gol tanpa balas.

Ini kehadiran pertama Sandiaga di pertandingan Persija setelah resmi dilantik sebagai wakil gubernur DKI. Sandiaga dan Anies Baswedan masing-masing dilantik sebagai wakil gubernur dan gubernur DKI pada 16 Oktober lalu. 

Kehadirannya menjadi saksi keberhasilan Persija meraih kemenangan ke-14 di ajang Liga 1 musim ini. Tambahan tiga poin membuat Persija kini menempati posisi keenam. Setelah memainkan 31 laga, tim asuhan Stefano Teco ini berhasil mengumpulkan 52 poin.

Pada babak pertama, pemain depan Persija, Rudi Widodo, sempat mencetak gol, namun hakim garis menyatakan posisi penyerang Persija ini terjebak offside.

Kedudukan kaca mata bertahan hingga akhir babak pertama, kedua tim tidak dapat memanfaatkan peluang menjadi gol. Selama pertandingan, penguasaan bola lebih dominan dikuasai pemain Persija.

Memasuki menit ke-42 kiper Semen Padang, Jandia Eka Putra, mengalami cedera di bagian lutut kiri‎ sehingga harus diganti dengan kiper lapis dua, Muhammad Ridwan. Penambahan waktu empat menit di babak pertama, tidak membuat skor berubah, kedudukan masih 0-0.

Memasuki babak kedua, pemain Persija semakin bersemangat ingin menjebol gawang tim tamu. Beberapa peluang ke arah gawang Semen Padang berhasil dihalau kiper Muhammad Ridwan.

Baru, pada menit ke-69 Bambang Pamungkas melesakkan gol pertama melalui tendangan kaki kiri. Gol pertama Persija disambut meriah sekitar 27.000 The Jakmania yang hadir di Stadion Patriot.

Penyerang Persija dengan nomor punggung 20 ini, kembali menggandakan keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-90. Hasil akhir ditutup dengan kemenangan 2-0 untuk Persija Jakarta. 

"Pertandingan tadi, para pemain dapat memahami apa yang saya terapkan di lapangan. Hanya saja, kami kehilangan fokus. Banyak peluang gol bagi tim kami karena tidak konsentrasi. Pertandingan ini cukup menarik. Kedua tim saling menyerang," ujar pelatih Semen Padang, Syafrianto Rusli, Minggu (22/10).

Dia menyayangkan cedera terhadap kiper utama Semen Padang, Jandia Eka Putra. "Kiper utama kami cedera tapi tidak dibawa ke rumah sakit (serius)," katanya.

Meski kalah malam ini dan membenamkan Semen Padang ke zona degradasi, namun pelatih tim berjuluk Kabau Sirah ini tetap optimistis dapat keluar dari zona degradasi.

Kekalahan ini menempatkan Semen Padang berada di zona merah, yakni peringkat ke-16 dengan perolehan 29 poin. "Kami tetap optimistis keluar dari zona degradasi, kami akan melawan Perseru di laga berikutnya, itu finalnya," katanya.

Diketahui, Perseru Serui berada di peringkat ke-15 dengan perolehan poin 31. Laga berikutnya, Semen Padang akan menjamu Perseru Serui pada pekan depan.




Sumber: Suara Pembaruan
ARTIKEL TERKAIT