Pelari nasional asal Jawa Barat, Abdul Haris (kanan).
Abdul Haris yang masih dalam pemulihan cedera berangkat, Dudung batal karena tak ada sparring partner lontar martil.

Sejumlah atlet atletik Pelatda PON XVIII/2012 Jawa Barat (Jabar) akan segera bertolak ke Gyeongsangbuk-do, Korea Selatan (Korsel), Kamis (10/5) besok, untuk berlatih selama tiga bulan di Negeri Ginseng itu.

"Tim atletik menjadi cabang olahraga pertama Jabar yang bertolak ke Korea Selatan. Sedangkan cabang-cabang lainnya akan menyusul pada gelombang kedua, yang akan diberangkatkan 30 Mei 2012 mendatang," ungkap Sekretaris KONI Jabar, Lili Rolina, di Bandung, Rabu (9/5).

Pengiriman para atlet untuk berlatih ke luar negeri itu, menurut Lili, merupakan program dari KONI Jabar untuk meningkatkan peluang atlet potensialnya meraih medali emas pada PON XVIII. Termasuk di antara yang berangkat awal ini adalah pelari nasional jarak menengah, Abdul Haris, yang masih dalam tahap pemulihan pasca operasi tumit kanannya setelah dinyatakan sembuh.

"Abdul Haris ikut dalam rombongan pertama yang berangkat ke Korea. Dia sanggup, dan cederanya sudah pulih. Dia tetap didampingi pelatihnya yang tahu persis kondisinya saat ini," jelas Lili.

Selain Abdul Haris, atlet lainnya yang akan berangkat Kamis besok tersebut adalah I Gede Karangasem dan Mohammad Ishari (nomor lari gawang), Hendro dan Ika Puspa Dewi (lompat tinggi), serta Eki Febri Ekawati (tolak peluru). Sementara itu, atlet lontar martil, Dudung, batal berlatih di sana karena di Gyeongsangbuk-do tak ada atlet yang menonjol di nomor itu.

"Dudung tidak jadi berangkat. Dia tetap berlatih di Bandung. Mereka tidak memiliki atlet sparring partner untuk lontar martil," kata Lili pula, sambil menambahkan bahwa atlet lainnya yang tidak berangkat, tetap akan berlatih keras di Bandung di bawah pengawasan pelatih Jabar.

Disebutkan, para atlet Jabar itu akan berada di Korea hingga 20 Agustus 2012 mendatang, atau dua minggu menjelang keberangkatan ke PON XVIII di Riau. Selama di Korea, Abdul Haris dkk akan didampingi dua pelatih yang selama ini menangani mereka di Bandung, yakni Lee Chang-Woo dan Kim Jun-Hyun. Mereka akan mengikuti serangkaian pertandingan, kejuaraan dan uji tanding di sejumlah distrik di Korea, yakni di Gyeong San, Dae Gu, Du Min dan Mun Gyeong.

Sedangkan untuk cabang-cabang olahraga lainnya yang akan berlatih di Korea, menurut Lili, direncanakan berangkat serentak pada 30 Mei nanti. Cabang-cabang itu antara lain adalah gulat (6 atlet), judo (11), tinju (8), menembak (12), panahan (10), taekwondo (13), panjat tebing (5), sepatu roda (6), serta 2 orang atlet ski air.

"Gyeongsangbuk-do memiliki kekuatan dan prestasi di cabang-cabang yang akan dikirimkan itu. Selain juara nasional, (di sana) juga ada juara dunia yang akan menjadi bagian dari uji tanding bagi atlet Jabar," kata Lili menambahkan.

Penulis: /SES