Final Piala Gubernur Jambi Ricuh, Polisi Lepaskan Tembakan

Final Piala Gubernur Jambi Ricuh, Polisi Lepaskan Tembakan
Ilustrasi kerusuhan sepakbola. ( Foto: Beritasatu Photo / Mikael Niman )
/ JAS Sabtu, 20 Januari 2018 | 20:31 WIB

Jambi - Laga final Piala Gubernur Jambi yang mempertemukan Kabupaten Muarojambi dan Batanghari di Stadion Tri Lomba Juang, Jambi, Sabtu (20/1), berakhir ricuh sehingga aparat keamanan terpaksa mengeluarkan beberapa kali tembakan peringatan.

Kericuhan itu terjadi setelah Muarojambi kalah 1-2, sehingga pendukung Muarojambi yang berada di tribune sebelah timur itu menggeruduk ke lapangan dan mencoba menyerang pemain Batanghari.

Pendukung Muarojambi yang merangsek masuk ke lapangan dan melempari botol air mineral itu langsung dihalau oleh aparat keamanan TNI/Polri. Aparat juga mengamankan sejumlah orang yang diduga sebagai aktor kericuhan itu.

Aparat kepolisian pun beberapa kali mengeluarkan tembakan peringatan ke udara untuk meredam suasana agar tidak semakin parah.

Kapolda Jambi Brigjen Muchlis mencoba langsung meredam situasi dengan menggunakan pelantang suara yang mengajak kepada para pendukung untuk saling menjaga ketertiban.

"Saya orang Jambi dan alangkah sedihnya kalau rekan-rekan semua di sini tidak bisa sama-sama menciptakan Jambi yang aman, biarlah kita kalah dari permainan, tapi kita harus hormat dan sportif," kata Kapolda melalui pelantang suara.

Gubernur Jambi yang hadir di Stadion Tri Lomba Juang KONI Jambi itu, juga sempat turun podium dan mengarah ke podium pendukung Muarojambi agar tetap menjaga suasana kondusif.

"Jangan sampai hal seperti ini (kericuhan) merusak nama baik kita seluruh masyarakat Jambi, tolong kita (pendukung Muarojambi) siap dan leluasa dengan menjunjung sportivitas," kata gubernur saat meredam situasi.

Setelah suasana kondusif, kemudian gubernur Jambi yang juga didampingi Kapolda Jambi langsung melanjutkan dengan penyerahan hadiah bagi tim juara.



Sumber: ANTARA
CLOSE