Asian Games Membawa Banyak Legacy Bagi Indonesia

Asian Games Membawa Banyak Legacy Bagi Indonesia
Ketua Inasgoc, Erick Thohir. ( Foto: Istimewa )
Feriawan Hidayat / FER Senin, 26 Februari 2018 | 23:02 WIB

Jakarta - Ketua Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC), Erick Thohir, mengatakan, pihaknya memiliki keyakinan akan pentingnya Asian Games untuk national branding Indonesia.

Praktisi yang telah lama berkecimpung dalam industri olah raga ini menyebutkan, dalam dunia event olah raga biasanya dibedakan dua jenis berdasarkan fungsinya, yakni multinational event atau international event, dan sport tourism. Dalam multinational event dipadukan pentingnya infrastruktur dan prestasi olah raga.

"Maka kita memanfaatkan apa yang dulu banyak dibangun presiden pertama Indonesia, Soekarno, seperti gedung-gedung olahraga, infrastuktur telekomunikasi seperti gedung TVRI dan lain-lain. Sekarang ini pemerintah kita juga terus membangun venue-venue baru, perkampungan atlit dan infrastruktur olah raga lain yang bisa dimanfaatkan masyarakat, bukan hanya saat terselenggaranya acara Asian Games, tapi juga bisa dimanfaatkan ke depannya," kata Thohir, pada sesi talkshow acara Eventnesia 2018 yang diselenggarakan oleh Program S1 Event Universitas Prasetiya Mulya, di Kampus BSD, Tangerang Selatan, dalam siaran pers yang diterima Beritasatu.com, Senin (26/2).

Menurut tokoh yang pernah membeli Inter Milan tahun 2013 ini, event olah raga internasional seperti Asian Games patut dikembangkan terus agar menjadi event yang berkesinambungan, juga karena memberikan banyak warisan hal-hal baik bagi bangsa Indonesia.

"Dalam multievent seperti Asian Games ini ada gimick-nya yakni national branding. Di situ turunannya banyak sekali. Di samping legacy infrastuktur, ada juga sisi knowledge, di mana di kesempatan ini dibuka bagi banyak relawan kaum muda yang diharapkan bisa mendukung event ini dalam banyak hal. Untuk Asian Games tahun ini misalnya, kita butuh 530 mahasiswa untuk relawan pendukung," ujar Erick Thohir.

Menurutnya, warisan baik yang lain yang semestinya diciptakan dan dipertahankan dalam peristiwa ini adalah pembangunan kultur yang baik di masyarakat. Selama persiapan dan terselenggaranya acara ini, semua pihak dituntut untuk berdisiplin di semua tempat, ramah kepada pengunjung, tidak membuang sampah sembarangan agar segala sarana terjaga bersih untuk para tamu yang datang dan lain-lain.

"Warisan lain yang bisa dibangun pada national branding adalah menunjukkan kepada bangsa luar bahwa kita ini bangsa yang bisa sejajar dengan bangsa-bangsa lain yang bisa menyelenggarakan event tingkat dunia," jelasnya.

Erick Thohir menambahkan, sport tourism merupakan hal yang unik, karena berhubungan dengan kekayaan alam. Di Asian Games misalnya, diangkat olah raga lokal yang dipertandingkan. Pencak silat itu pertama kali dipertandingkan baru di Asian Games, juga Jetski dan Surfing.

"Dengan semua ini kita harapkan ekonomi kita juga berputar untuk jangka pendek, menengah dan jangka panjang. Dan Infrastuktur lokal diperbaiki, lalu knowledge kita naik juga kultur kita diharapkan makin berkembang," pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE