Tannya Roumimper Pemboling Tangguh Siap Berjuang Demi Indonesia

/ SHI Jumat, 10 Agustus 2018 | 11:10 WIB

Bagi Tannya Roumimper boling bukan sekadar hiburan. Perempuan kelahiran Bandung, 10 November 1990 ini telah menekuni boling selama 16 tahun. Berbagai prestasi internasional telah ia ukir untuk Indonesia.

“Karena saya telah menekuni dunia boling kurang lebih selama 16 tahun. Olahraga ya karena nggak gampang, bisa 5-6 jam berdiri untuk finalnya sendiri.”

Peraih mendali emas boling SEA Games 2017 lalu di Kuala Lumpur ini adalah sosok penyayang keluarga. Cinta tak putus dari kedua orang tuanya lah yang menjadikan Tannya sosok atlet tangguh saat ini.

“Kebetulan kedua orang tua saya atlet. Jadi memang sudah dididik dari kecil untuk menjadi seorang atlet kalau bisa. Kebetulan saya sukanya atau kecantolnya sama boling," ujarnya.

Boling boleh jadi bukan olahraga favorit di Indonesia. Namun, hal itu tidak sama sekali mengurungkan niat Tannya untuk menekuni olahraga yang satu ini. 

Permainan boling menarik karena seru dan menghibur. Namun tak mudah melakukannya secara berulang dan menaklukkan bola yang beratnya mencapai 8 kg. Tak hanya berlatih menggelindingkan bola, Tannya juga melatih fokus dan konsentrasinya agar tepat membidik sasaran.

Tannya punya kebiasaan unik saat bertanding. Ia tidak pernah memperhatikan papan skor saat pertandingan tengah berlangsung.

“Olahr aganya melawan benda mati. Jadi kita nggak bisa berbuat apa-apa untuk menjatuhka lawan. Kita hanya bisa memberikan yang terbaik,"

Sebagai mana atlet-atlet lainya, Tannya Roumimper butuh dukungan kita. Pemboling tangguh ini siap berjuang agar dapat membuat bendera merah putih berada di puncak tertinggi dan siap mengharumkan nama Indonesia di ajang ASIAN Games 2018 nanti. Ayo Indonesia!

“Targetnya pasti mau menyumbangkan medali ya. Kebetulan saya juga belum punya mendali emas di ASIAN Games jadi targetnya memberikan yang terbaik dan mudah-mudahan bisa naik ke podium dan memberikan medali emas untuk Indonesia," tutupnya.



CLOSE