Valentino Rossi (tengah).
"Umur memang berpengaruh, kalau tidak, aku pun masih tetap membalap."

Giacomo Agostini, pembalap sepedamotor paling sukses sepanjang sejarah, meragukan kalau penerusnya Valentino Rossi bisa merengkuh gelar juara dunia ke-10 musim ini.

Agostini telah memenangi 15 gelar dunia di semua kelas ketika dia mendominasi balapan di era 1960an dan 1970an, termasuk delapan gelar juara dunia di kelas premier  (atau 500cc sebelum era modern MotoGP diperkenalkan).

Di kelas premier, yaitu 500cc dan MotoGP, Rossi tinggal butuh satu gelar lagi untuk menyamai rekor mentornya sesama Italia tersebut. Pembalap Yamaha itu juga telah mengoleksi masing-masing satu gelar kelas 125 dan 250cc.

Agostini memang yakin Rossi akan tetap kompetitif namun untuk gelar juara dunia akan sulit bersaing dengan pembalap-pembalap yang lebih muda. Bahkan dia juga pernah berterus-terang kalau lebih menjagokan rekan setim Rossi di Yamaha, juara dunia baru Jorge Lorenzo.

"Aku yakin sebagai pembalap Valentino Rossi belum habis, namun menurutku akan sulit baginya untuk menjadi juara dunia berikutnya,” kata Agostini.

"Sudah dua tahun berjalan sejak Rossi terakhir memenangi balapan, dan malah tiga tahun sejak dia juara dunia 2009. Tambahan pula, dia sekarang juga sudah dua tahun lebih tua. Umur memang berpengaruh, kalau tidak, aku pun masih tetap membalap,” katanya setengah bercanda.

Rossi akan berumur 34 tahun saat musim 2013 dimulai bulan depan. Di antara dia dan Agostini, masih ada Angel Nieto yang telah memenangi 13 gelar juara dunia berbagai kelas.

Penulis: