Muhammad Ali (berkacamata hitam). (AFP)
Saya mencoba mencintai seseorang, saya juga mencoba memberi makan yang kelaparan.

Inggris -
Petinju legendaris yang terkenal dengan semboyan "menari seperti kupu-kupu dan menyengat seperti lebah" Muhammad Ali dikabarkan sedang sekarat.

Rahman Ali, saudara laki-laki Ali, mengatakan sang mantan juara dunia kelas berat tersebut sudah tidak dapat lagi berbicara dan tidak mengenali dirinya. Rahman khawatir jika Ali, yang kini berusia 71 tahun , bisa meninggal dalam hitungan hari.

"Kondisinya sangat buruk. Dia sakit parah. Dia bisa meninggal dalam hitungan bulan, hari, saya tidak tahu. kini dia berada di tangan Tuhan," ujar Rahman kepada The Sun.

Petinju mualaf ini didiagnosa dengan penyakit Parkinson pada tahun 1984 tetapi dia tetap aktif. Pada Olimpiade 1996, Ali-lah yang menyalakan api Olimpiade.

Akan tetapi kondisi petinju yang dahulu bernama Cassius Clay ini terus memburuk. Pada upacara pembukaan Olimpiade di London tahun lalu, sang juara terlihat kurus dan dipandu oleh istrinya, Lonnie.

Rahman menuding Lonnie, yang menikah dengan Ali selama 26 tahun, tidak memperbolehkan sanak saudara Ali menjenguknya.

Rahman terakhir kali bertemu Ali bulan Juli lalu dan selama ini dia hanya bisa berbicara dengan Ali lewat telepon.

Rahman mengatakan Ali sempat berpesan bahwa dia ingin di batu nisannya diukir pesan dari Martin Luther King yang berbunyi " I tried to love somebody, I did try to feed the hungry/ Saya mencoba mencintai seseorang, saya juga mencoba memberi makan yang kelaparan".

Penulis: