Ilustrasi jalannya pertandingan golf di CEPAgolf's 1st Anniversary Tournament.

Melalui tahun wisata golf tersebut, peningkatan pendapatan devisa negara dari sektor wisata golf semakin naik.

Bogor - Kendati baru berumur satu tahun, CEPAgolf club bertekad mengembangkan wisata golf di Indonesia. Perkumpulan golf yang tepat merayakan ulang tahun pertamanya, Kamis (14/2) di Rancamaya, Bogor itu bertekad mendukung program Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yaitu yaitu rencana pencanangan Tahun Wisata Golf Nasional.

Melalui tahun wisata golf tersebut, peningkatan pendapatan devisa negara dari sektor wisata golf semakin naik.

Seperti dipaparkan President CEPAgolf Ludy Eqbal, dalam ulang tahun pertamanya, CEPA sekaligus meresmikan nama baru mereka yaitu CEPA Beyond Golf. Dimana CEPA tak hanya melulu soal golf tapi aneka kegiatan yang terkait di dalamnya.

"Dengan semakin banyaknya orang yang menggemari golf, maka kami ingin memberi wadah kepada mereka yakni turnamen CEPAgolf's 1st Anniversary Tournament," ujar Ludy.

CEPAgolf 1st Golf Tournament diikuti oleh 160 peserta yang terdiri dari 72 member dan 88 guest. Dalam event kali ini baik member maupun guest sama-sama berhak atas juara best gross overall dan best nett overall.

Dalam turnamen kali ini pihaknya mendapat banyak dukungan – terutama dari para member, sehingga turnamen berlangsung meriah karena panitia menyediakan hadiah hole in one masing-masing di hole #3, #6 dan hole #17.

“Oleh karena itu, saya mengucapkan banyak terima kasih kepada para member dan guest yang telah mendukung turnamen HUT CEPAgolf Club yang pertama, baik sebagai peserta maupun sebagai sponsor,” katanya.

Selain mendapat dukungan dari member dan guest, CEPAgolf Club juga mendapat dukungan dari PB PGI. Karena, sebagaimana yang diungkapkan oleh Hanafi Thalib, Komite Handicap CEPAgolf Club, proses untuk menjadi anggota PB PGI tidak lebih dari sepekan.

“Jumat (15/2) saya antarkan rekomendasi dari Pengprov PGI DKI, pada hari Senin (18/2) surat permohonan kami (CEPAgolf Club) langsung ditandatangani oleh Bapak Arifin Panigoro, Ketua Umum PB PGI,” kata Hanafi.

Perlu diketahui saat ini klub golf yang bernaung dibawah PGI sudah berjumlah 240 perkumpulan. Dan ketika disahkan, CEPA menjadi klub ke-241 yang masuk dalam naungan PGI dengan nomor registrasi A 0239.
 
Sebagai perkumpulan golf baru, CEPAgolf Club menerapkan tata-cara pertandingan berstandar internasional.

“Memang apa yang kami kerjakan belum seratus persen sempurna. Namun, kami tetap akan berusaha untuk memperbaiki,” ujar TJ Purba, Komite Pertandingan CEPAgolf Club.

Apa yang dilakukan oleh CEPAgolf club mendapat apresiasi dari Sekjen PB PGI, Sudradjat. “Dengan menerapkan standar operasional prosedur turnamen yang benar dan mengacu pada USGA dan R&A, para pegolf yang tergabung dalam perkumpulan ini (CEPAgolfclub) dalam bermain golf tak hanya untuk hura-hura belaka,” katanya.
 
“Baik secara pribadi maupun sebagai pengurus PGI, saya berharap semakin banyak perkumpulan golf yang meniru atau mengikuti jejak yang telah dilakukan oleh CEPAgolf club,” kata mantan Dubes RI di China yang kini menjabat sebagai Sekretaris Jendral PB PGI,” tambahnya.

Pada turnamen itu sendiri dua anggota CEPAgolf Club, yaitu Zulhaimi dan Benni Suhendra mencatatkan Best Gross Overall dan Best Nett Overall. Kedua pegolf itu masing-masing membukukan skor 73 pukulan (Hcp 0) dan 78 pukulan (Hcp 12) Nett 66.

Sementara pegolf non member (Guest) masing-masing Ponimin dan Suhendi berhasil keluar sebagai juara Best Gross Overall dengan skor 73 pukulan (Hcp 04), dan juara Best Nett Overall dengan skor 80 pukulan (Hcp) 10 Nett 70.

Penulis: Cinta Rimandya/ Yudo Dahono/YUD