Ini Alasan Daihatsu Belum Produksi Sedan

Ini Alasan Daihatsu Belum Produksi Sedan
Rudy Ardiman. ( Foto: B1/Anselmus Bata )
Herman / YUD Jumat, 6 Juli 2018 | 20:08 WIB

Jakarta - Daihatsu sempat memperkenalkan mobil konsep DN F-Sedan dalam pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 lalu. Setahun berselang, belum ada tanda-tanda Daihatsu bakal menjadikan mobil konsep itu sebagai model produksi massal.

Ditanya hal tersebut, Head Corporate Planning & Communication Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Rudy Ardiman menyampaikan, saat ini Daihatsu masih terus melakukan studi dan melihat reaksi pasar terhadap mobil jenis sedan. Namun, bila melihat total penjualan mobil sedan yang masih di bawah dua persen dari keseluruhan segmen otomotif, Rudy mengatakan saat ini memproduksi sedan belum akan menjadi rencana jangka pendek Daihatsu.

"Untuk memproduksi sedan, kita harus lihat pasarnya dulu. Kalau marketnya ada, tentu akan kita jual. Tapi kan sekarang ini penjualannya masih kecil sekali, di bawah dua persen. Untuk impor, selama ini juga masih terkendala pajak yang tinggi, hingga membuat harga sedan menjadi mahal," kata Rudy Ardiman saat berkunjung ke kantor Beritasatu.com, Jumat (6/7).

Rudy menyambut baik rencana pemerintah Indonesia yang akan menurunkan pajak sedan untuk pasar dalam negeri. Bila hal itu terwujud, harapannya harga mobil sedan bisa lebih terjangkau, sehingga nantinya akan lebih banyak masyarakat yang membeli mobil sedan.

Seperti diketahui, Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) untuk sedan dengan kapasitas silinder sampai 1.500 cc mencapai 30 persen, sementara itu untuk segmen Multi-Purpose Vehicle (MPV) dengan ukuran mesin sama hanya terkena PPnBM sebesar 10 persen. Pajak yang tinggi tersebut membuat mobil sedan lebih sulit terjual ketimbang MPV.

"Karena harganya yang masih tinggi, selama ini sedan memang belum banyak peminatnya. Ketika nanti pajak sedan diturunkan dan harga jualnya menjadi lebih murah, kemudian masyarakat mulai beralih ke mobil sedan, baru akan kita fikirkan untuk mulai memproduksi sedan. Kita akan terus mempelajari kemungkinan itu," kata Rudy.

Saat ini produk-produk yang dipasarkan Daihatsu di Indonesia yaitu Sigra, Gran Max, Xenia, Terios, Ayla, Copen, Luxio, Surion, dan Hi-Max. Sigra yang bersaing di segmen Low Cost Green Car (LCGC) menjadi kontributor terbesar penjualan Daihatsu di Indonesia mencapai 25 persen.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE