Ilustrasi ban Pirelli

Jakarta - PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) dan Pirelli Tyres membangun pabrik ban sepeda motor dengan dana senilai Rp 1,3 triliun. Pembangunan pabrik dijalankan oleh usaha patungan kedua korporasi, PT Evoluzione Tyres.

“Pabrik tersebut dibangun di Subang, Jawa Barat. Rencananya, produksi ban perseroan bisa dimulai akhir tahun 2014,” ujar direktur AUTO Roby Sani di Jakarta, Senin (8/7)

Menurut dia, kapasitas terpasang pabrik tersebut sebesar 7 juta unit per tahun. Namun, untuk tahap awal,hanya akan memproduksi 2 juta pertahun.

Dia menuturkan, mayoritas hasil produksi atau sekitar 60% akan diekspor. Sisanya 40% untuk penjualan domestik.

Hingga akhir Juni, Astra otoparts telah merealisakan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar 50% atau sekitar Rp 1 triliur hingga Juni 2013 dari anggaran capex Rp 2 triliun. Pendapatan perseroan diperkiran menembus level Rp 5,6 triliun.

“Pendapatan perseroan kuartal II bisa sama dengan kuartal I sekitar Rp 2,8 triliun,” kata presiden director Astra Otoparts Siswanto Prawiroatmodjo di Jakarta, Senin (8/7)

Belum lama ini, PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) dan Toyota Gosei Co.,Ltd, melalui perusahaan patungan (joint-venture/JV) PT Toyoda Gosei Safety Systems Indonesia (TGSSI) menganggarkan dana sebesar Rp 80 miliar hingga 2016. Dana itu akan dipakai untuk pembangunan pabrik baru.

“Lokasi pabrik berdekatan dengan pabrik saat ini. Dana tersebut berasal dari kas internal (internal integrated funds),” ujar presiden director Astra Otoparts Siswanto Prawiroatmodjo usai acara 10thanniversary PT TGSSI di Jakarta, Selasa (2/7)

Dia mengatakan, rencana pembangunan pabrik tersebut seiring dengan meningkatnya pasar otomotif Indonesia, khususnya kendaraan roda empat. Pabrik diperkirakan akan selesai tahun ini dan bisa berproduksi mulai tahun depan.

Menurut dia, TGSSI akan menambah kapasitas produksi setir mobil (steering wheel) menjadi 1,6 juta unit dari saat ini yang sebanyak 800 ribu unit per tahun pada 2016. Produksi air bag juga akan bertambah menjadi 1,5 juta unit pertahun atau seitar 5 kali dari kapasitas tahun ini.

President Director Toyoda Gosei Tadashi Arashima mengatakan, pabrik baru itu yang akan menyerap 130 tenaga kerja itu bertujuan meningkatkan produksi sebagai respon peningkatan permintaan airbag sehubungan dengan adanya ASEAN NCAP (New Car Assessment Program). NCAP adalah program aesemen untuk perangkat keselamatan kendaraan di ASEAN.

Bertepatan dengan acara peringatan sepuluh tahun kerja sama bisnis ini diselenggarakan pula pameran teknologi baru dari Toyoda Gosei untuk pembuatan komponen di bidang automotive sealing products, interior and exterior parts, functional parts, safety system products, optoelectronic products, dan general industry products.

Rencananya, acara itu akan dihadiri para pelanggan TGSSI seperti PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, PT Astra Daihatsu Motor,PT Isuzu Astra Motor Indonesia, PT Suzuki Indomobil Motor, PT Hino Motors manufacturing Indonesia, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors, dan PT Asno Horie Indonesia.

“Dengan penambahan kapasitas produksi ini TGSSI akan terus berusaha memenuhi permintaan pelanggannya serta menjadi mitra strategis bagi para ATPM yang ada di Indonesia dan di luar negeri,” kata dia.

Dia menuturkan, sejak berdirinya, TGSSI sudah menginvestasikan dana sebesar Rp 170 miliar di Indonesia. Pasar Indonesia yang prospektif akan menggairahkan perseroan untuk lebih espansif ke depan. (gus)

Investor Daily

Penulis: GUS/YUD

Sumber:Investor Daily