Ilustrasi Bursa Saham.

JAKARTA—Indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan menguat terbatas. Indeks akan berada pada support 4710 dan resistance 4810.


“Menguatnya indeks seiring naiknya pasar saham di Wall Street dan Eropa. Hal itu menyusul naiknya harga komoditas logam dunia dan stimulus ekonomi negeri Paman Sam. Cina juga mampu mempertahankan pertumbuhan ekonominya,” kata kepala riset  Royal Trust Capital Fidaus di Jakarta, kemarin.


Dia menyarankan investor untuk menghindari saham-saham sektor jasa keuangan dan properti yang sudah naik terlalu tinggi. “PT. Intiland Development (DILD) dan PT. Alam Sutera Realty (ASRI) juga sudah overbought,” katanya.


Dia merekomendasikan pelaku pasar untuk melirik saham-saham seperti PT Sentul City (BKSL) pada kisaran Rp 300- Rp 325, PT. Waskita KArya (WSKT) Rp 600- Rp 650, PT. Total Bangun Persada (TOTL) Rp 1010- Rp 1110, dan Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (BJTM)  Rp 430- Rp 450.


Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada mengatakan, IHSG akan berada pada support 4695-4733 dan resistance 4782-4791.


Dia menuturkan,setelah IHSG gagal membalikkan posisi menuju area hijau di tengah positifnya bursa saham Asia dan pembukaan bursa saham Eropa maka tidak jauh berbeda dari sebelumnya dimana IHSG kemungkinan masih akan mengalami pelemahan lanjutan.


Namun demikian,dia berharap, jika terjadi pelemahan maka diharapkan tidak melewati target support. Agar tidak membuka peluang pelemahan lanjutan yang lebih besar. (c01)




SAHAM PILIHAN :


 


ICBP Trading buy Spt 8200-8350, Rst 8800-8850|TP8800|Bright cloud dekati UBB


SMRA Trading buy Spt 2125-2175, Rst 2300-2350|TP2300|Piercing line di bawah UBB


RALS Trading buy Spt 1270-1300, Rst 1350-1360|TP1350|RSI dekati area overbought


SSIA Trading buy Spt 1410-1440, Rst 1480-1500|TP1480|Hammer dekati UBB

Investor Daily

Penulis: C 01/FMB

Sumber:Investor Daily