Armada taksi PT Express Transindo Utama Tbk (Express Group).

Jakarta - PT Express Transindo Utama, Tbk (“Express Group” atau “Perseroan”) mampu mencatat peningkatan pendapatan sebesar 35%, dimana total pendapatan Express per 31 Maret 2013 adalah mencapai Rp158 miliar.

Hal ini merupakan berita yang sangat menggembirakan jika dibandingkan dengan pendapatan PT Express Transindo Utama, Tbk per 31 Maret 2012 sebesar Rp117 miliar.

Sedangkan untuk laba kotor sendiri meningkat sebesar 28%, dimana total laba kotor Express per 31 Maret 2013 mencapai Rp50 miliar sedangkan per 31 Maret 2012 total laba kotor adalah sebesar Rp39 miliar.

Dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis (2/5), Merry Anggraini, Corporate Secretary PT Express Transindo Utama mengatakan, laba bersih per 31 Maret 2013 mencapai Rp 24 miliar.

Pencapaian laba bersih ini, sebesar Rp 12 miliar dikontribusikan hanya dari pendapatan di bulan Maret 2013, yang disebabkan karena unit baru yang dibeli sejak awal tahun 2013 baru mulai beroperasi secara maksimal di bulan Maret 2013.

"Meningkatnya pendapatan yang tumbuh sebesar 35% merupakan hasil perbaikan kinerja, terutama dalam meningkatkan efisiensi dalam menjaga kualitas jasa layanan. Peningkatan inisejalan dengan upaya ekspansi kendaraan yang dilakukan oleh Perseroan dan anak perusahaannya”, ucap Merry.

Pertumbuhan pendapatan tersebut terjadi di seluruh segmen bisnis. Peningkatan terbesar terjadi pada segmen Taksi Reguler yang meningkat 25 persen dari Rp 107 miliar menjadi Rp 133 miliar di triwulan I 2013.

Angka ini ditopang dengan jumlah armada taksi regular yang meningkat dibandingkan dengan tahun 2012 yaitu menjadi sebesar lebih dari 8.500 unit.

Pertumbuhan ini juga semakin mengukuhkan posisi Express Group sebagai salah satu operator taksi terkemuka di Indonesia. Apalagi Express Group telah berhasil membangun keunggulan kompetitifnya yang signifikan di antara para kompetitornya.

Prospek pertumbuhan ini pun masih menunjukan potensi berkelanjutan karena permintaan untuk transportasi darat di Indonesia terus menunjukkan tren yang meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Terlebih lagi, Indonesia masih memiliki potensi yang belum tergali di sector transportasi darat jika dibandingkan negara Asia Tenggara lainnya.

Hingga akhir 2012 lalu, armada Express Group telah memiliki lebih dari 8000 unit taksi dengan jumlah pengemudi mencapai 18.000 orang.
“Dengan total 28 pool, serta 25 pool di antaranya berlokasi di Jadetabek, kami berharap revenue akan terus meningkat sepanjang tahun 2013 mendatang”, ungkap Merry.

Suara Pembaruan

Penulis: H-15/O-2/FER

Sumber:Suara Pembaruan