Papan informasi yang menunjukan angka Indek Harga Saham Gabungan (IHSG) di Plaza Mandiri Sekuritas, Jakarta

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan akan turun melanjutkan aksi jual perdagangan sebelumya.

"Hari ini kami perkirakan indeks melanjutkan pelemahannya," tulis riset Oso Securities, Jumat (17/5).

Riset tersebut menyatakan, potensi pelemahan di akhir pekan ini tak lepas sentimen negatif bursa global menyusul pernyataan negatif yang menyangkut tentang pelonggaran moneter di AS. The Fed direncanakan mulai mengurangi pembelian obligasi mulai bulan Juni, atau paling lambat akhir tahun 2013.

Secara teknikal, IHSG membentuk pola seperti spinning yang berada di area upper bolingger bands. Indikator MACD bergerak mendatar dengan histogram negatif, semenatar indikator stochastic berada di area overbought.

Riset Oso memperkirakan IHSG hari ini bergerak pada kisaran support 5.010-5.115 resistance. Untuk saham piilhan antara lain MYRX Rp 500, AISA Rp 1.360, TOTL Rp 1.170. Ketiga saham tersebut direkomendasikan specualtive buy.

Semalam (16/5), bursa Wall Street melemah. Indeks DJIA turun 42,47 poin (0,28 persen) ke level 15.233,22, Nasdaq melemah 6,37 (0,18 pesen) ke level 3.465,24, indeks S&P juga ikut melemah 8,31 poin (0.50 persen) ke level 1.650.47.

Sementara dari dalam negeri, menutup perdagangan, Kamis (16/5/), IHSG turun 11,202 poin (0,22 persen) ke level 5.078,678. Adapun indeks LQ45 melemah 0,815 poin (0,10 persen) ke level 856,072.

Penulis: Whisnu Bagus Prasetyo/WBP