Ilustrasi Satpol PP

Jakarta - Untuk menegakkan ketertiban umum (tibum) di ibu kota, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menggandeng tujuh dinas di jajaran Pemprov DKI Jakarta.

Ketujuh dinas tersebut yaitu Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Kebersihan, Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah dan Perdagangan (KUMKMP), Dinas Pengawasan dan Penertiban Bangunan (P2B), Dinas Sosial serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Damkar dan PB) DKI.

Kerja sama tersebut akan dituangkan dalam Pernyataan Komitmen Bersama yang akan ditandatangani oleh PLt Satpol PP DKI bersama tujuh kepala dinas tersebut. Penandatangan Pernyataan Komitmen Bersama akan dilakukan di Balaikota DKI, Jakarta, pada Rabu (3/4), pukul 09.00.

Pelaksana Teknis (Plt) Satpol PP DKI Sylviana Murni mengatakan tujuan Pernyataaan Komitmen Bersama merupakan suatu bentuk sinergi antar satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dalam melaksanakan ketertiban umum.

“Pernyataan ini dilakukan karena kami sama-sama menyadari pelaksanaan tibum di beberapa sarana dan prasarana umum serta sosial belum terpelihara sebagaimana yang diharapkan. Juga permasalahan tibum merupakan permasalahan bersama yang harus ditanggulangi bersama, tidak bisa oleh Satpol sendirian,” kata Sylviana di Balaikota DKI, Jakarta, Selasa (2/4).

Penerapan tibum perlu dilakukan secara bersama-sama melalui koordinasi, kerja sama dan kemitraan antar SKPD. Hal ini merupakan wujud saling saling melengkapi, saling mendukung dan saling bersinergi sesuai dengan sumber daya, tugas, fungsi, wewenang dan tanggung jawab masing-masing.

“Jadi saling saling melengkapi, saling mendukung dan saling bersinergi dalam penanggulangan permasalahan tibum merupakan tanggung jawab bersama SKPD di jajaran Pemprov DKI,” ujarnya.

Sylviana memaparkan enam Pernyataan Komitmen Bersama adalah ketertiban jalan dan angkutan jalan guna mengurai kemacetan dalam berlalulntas; ketertiban sungai, saluran dan kolam guna menormalisasi sungai, saluran dan kolam yang sebelumnya belum berfungsi secara optimal serta ketertiban mengenai larangan membuang dan menumpuk sampah di jalan, jalur hijau, taman, sungai dan tempat-tempat lain yang dapat merusak keindahan dan kebersihan lingkungan.

Lalu, ketertiban sosial dalam menertibkan penyandang masalah ketertiban sosial (PMKS); ketertiban bangunan: ketertiban tempat usaha yang dalam hal ini penataan pedagang kaki lima.

Selain itu, terangnya, Satpol PP membantu Dinas Damkar dan PB DKI dalam menjaga keamanan dan ketertiban lokasi kebakaran serta membantu mengevakuasi korban kebakaran di lokasi kejadian. ”Pokoknya Satpol PP bersama dengan 6.170 anggotanya siap mewujudkan ”Jakarta Baru yang Tenteram dan Tertib” serta bersinergi dengan SKPD terkait,” tegasnya.

Penulis: Lenny Tristia Tambun/YUD