Uji coba penggunaan tiket elektronik (e-ticketing) terhadap pengguna KRL Commuter Line.

Jakarta - Setelah sukses melakukan uji coba e-ticketing atau tiket elektronik kereta api listrik (KRL) Jabodetabek di tiga rute sejak April lalu, maka mulai 1 Juni mendatang semua rute telah siap memberlakukan hal serupa.

Sarana dan prasarana untuk 63 stasiun kini telah tersedia dalam penerapan e-ticketing tersebut.

Selain e-ticketing, tarif progresif commuters line juga diberlakukan secara bersamaan. Nantinya penumpang kereta akan membayar tiket sesuai jarak yang ditempuhnya atau berdasarkan jarak.

“Lima stasiun pertama akan membayar Rp 3.000 dan tiga stasiun berikutnya Rp 1.000. Maksimum pembayaran untuk jarak terjauh adalah Rp 9.000,” ujar Kepala Humas PT KA Daops I Sukendar kepada Beritasatu.com di Jakarta, Sabtu (18/5).

Menurut Sukendar, tarif baru KRL commuter itu untuk memenuhi rasa keadilan bagi penumpang. Penumpang jarak dekat tidak perlu lagi membayar tiket sama dengan penumpang jarak jauh.

Sukendar mengatakan e-ticketing ini memberikan banyak keuntungan bagi penumpang. Salah satunya adalah proses pembayaran yang cepat. Penggunan e-ticketing ini telah diuji coba di 20 stasiun Jabodetabek.

"Jadi kartu hanya berlaku untuk stasiun tujuan. Kalau bukan di stasiun tujuan kartu nggak akan diterima," katanya.

Suara Pembaruan

Penulis: H-14/FEB

Sumber:Suara Pembaruan