Bangku kosong anggota DPRD saat para Calon Gubernur memberikan paparan visi dan misi di gedung DPRD, Jakarta,

Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta telah menyetujui pelaksanaan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dien Emmawati mengakui telah mendapat persetujuan dari DPRD sepekan yang lalu. Setelah mendapat persetujuan dari dewan, pihaknya langsung menggelar proses tender fisik pembangunan gedung RSUD yang akan diperuntukkan untuk kelas III atau pasien Kartu Jakarta Sehat (KJS).

“Kami sudah mendapatkan persetujuan dari DPRD seminggu yang lalu. Langsung kami lakukan proses tender. Sekarang proses tender fisik sedang dilakukan. Proses ini membutuhkan waktu 45 hari,” kata Dien di Jakarta, Senin (1/7).

Hal senada juga diungkapkan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Yakni, Panitia Khusus (Pansus) DPRD DKI telah memberikan persetujuan terhadap rencana pembangunan RSUD Pasar Minggu.

“Sudah oke kok. Pansus sudah setuju. Sudah mulai persiapannya. Sudah bisa tender fisik,” kata Ahok di Balai Kota DKI, Jakarta, Senin (1/7).

Memang rencananya, Pemprov DKI akan membangun rumah sakit umum daerah (RSUD) di setiap wilayah kotamadya. Hanya Kotamadya Jakarta Selatan yang belum memiliki RSUD. Sedangkan empat wilayah Kotamadya sudah memiliki RSUD.

Saat ini, Kotamadya Jakarta Pusat telah memiliki RSUD Tarakan, Jakarta Barat telah memiliki RSUD Cengkareng, Jakarta Timur memiliki RSUD Pasar Rebo dan Jakarta Utara ada RSUD Koja.

Untuk pembangunan RSUD ini, rencananya Pemprov DKI akan mengalokasikan dana sebesar Rp 500 miliar. Nantinya, RSUD Pasar Minggu akan khusus melayani warga Jakarta yang memiliki KJS.

Penulis: Lenny Tristia Tambun/YUD