Sudirman-Thamrin akan Diperlebar, Akses Masuk Gedung Pindah

Situasi arus lalu lintas di Jalan MH Thamrin, 9 Februari 2016. (Beritasatu.com/Siti Arpiah)

Oleh: Aichi Halik / AHL | Rabu, 13 September 2017 | 19:56 WIB

Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana melebarkan trotoar di sepanjang Jalan Sudirman hingga Jalan MH Thamrin. Imbasnya, jalur masuk kendaraan di gedung yang berada di dua jalan protokol itu harus berpindah.

Jika sebelumnya kendaraan masuk lewat pintu depan gedung, setelah pelebaran trotoar kendaraan masuk diharuskan masuk lewat pintu samping.

Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat menyebutkan, gedung yang belum punya akses kendaraan dari samping harus membuatnya.

"Gedung-gedung itu harus mempunyai (jalan) keluar masuk kendaran itu lewat samping. Paham maksudnya? Lewat samping bukan depan," kata Djarot di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (13/9).

Dia menyebut, dari sekian banyak gedung yang ada di sepanjang koridor tersebut, hanya ada sekitar 10 yang belum memiliki akses kendaraan dari samping.

"Kami sudah identifikasi gedung-gedung situ yang belum punya pintu samping untuk masuk kendaraan, itu cuma ada 9 atau 10, yang lainnya sudah punya," ucap Djarot.

Pelebaran trotoar dari Bendungan Hilir-Monas rencananya akan dilakukan pada awal Oktober 2017 dengan lebar 8 sampai 11 meter. Trotoar tersebut juga akan dilengkapi dengan jalur sepeda.

"Jadi kami mulai dari Benhil ke Monas akhir September atau awal Oktober, sehingga kami harapkan nanti Jalan Sudirman-Thamrin sejauh 7,5 km itu betul-betul lurus," jelas Djarot.




Sumber: BeritaSatu TV
ARTIKEL TERKAIT