Gubernur DKI: Teluk dan Pulau Tak Boleh Dikelola Korporasi

Ketua umum partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan), mengucapkan selamat kepada Gubernur terpilih DKI Jakarta Anies Baswedan usai upacara pelantikan oleh Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Senin 16 Oktober 2017. (BeritaSatu Photo/Joanito De Saojoao)

Oleh: Aichi Halik / AHL | Senin, 16 Oktober 2017 | 21:36 WIB

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menegaskan pengelolaan teluk dan pengelolaan pulau di wilayah DKI Jakarta tidak boleh didasarkan atas kepentingan individu atau golongan.

"Pengambilan kebijakan di kota ini harus didasarkan pada kepentingan publik. Pengelolaan tanah, air, pengelolaan teluk dan pengelolaan pulau tidak boleh didasarkan atas kepentingan individu," tegas Anies dalam pidatonya di depan warga Jakarta di Balai Kota, Senin (16/10) petang.

"Pengelolaan itu semua tidak boleh untuk kepentingan satu golongan, tidak boleh untuk kepentingan satu perhimpunan, tidak boleh untuk kepentingan satu korporasi, tapi itu untuk kepentingan warga Jakarta semua," imbuhnya.

Anies mengutip pernyataan Bung Karno yang mengatakan kita ingin membangun sebuah negara untuk semua bukan untuk satu orang, bukan untuk satu golongan, bukan untuk golongan bangsawan maupun orang kaya tapi untuk semua.

"Tekad kami adalah mengutamakan pembelaan yang nyata kepada mereka yang selama ini tak mampu membela dirinya sendiri. Mengangkat mereka yang selama ini terhambat dalam perjuangan mengangkat diri sendiri," ucap Anies.




Sumber: BeritaSatu TV
ARTIKEL TERKAIT