DKI Luncurkan Layanan 112 untuk Tangani Kekerasan Perempuan dan Anak

Anies Baswedan. (Antara)

Oleh: Deti Mega Purnamasari / FMB | Kamis, 7 Desember 2017 | 18:12 WIB

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, pengintegrasian layanan 112 untuk merespon tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak akan berlangsung selama 24 jam. Hal ini dikarenakan Jakarta merupakan satu dari 10 kota besar yang ada di dunia, masuk ke dalam kategori tidak aman bagi perempuan dan anak.

“Kami berharap dengan adanya pelayanan ini, maka negara hadir untuk bisa merespons dengan cepat bila ada peristiwa dan memastikan setiap tindakan kekerasan perempuan dan anak bisa tertangani cepat,” kata Anies saat peluncuran layanan 112 dalam menangani kekerasan terhadap anak dan perempuan di Balai Agung, Kamis (7/12).

Ia berharap masyarakat bisa memanfaatkan layanan tersebut apabila menemukan tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak. Sebab layanan itu juga menyangkut kesehatan visum dan fisik gratis di setiap rumah sakit dan pusekamas.

“Mulai tahun depan kami juga siapkan safe house untuk para korban kekerasan,” pungkasnya.




Sumber: Suara Pembaruan
ARTIKEL TERKAIT