Anies Luncurkan Hunian DP Rp 0

Anies Luncurkan Hunian DP Rp 0
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan melakukan groundbreaking salah satu program andalannya, yakni Rumah DP Rp 0 di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Kamis (18/1/2018). ( Foto: istimewa )
Deti Mega Purnamasari / FMB Kamis, 18 Januari 2018 | 10:46 WIB

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan melakukan peletakkan batu pertama atau groundbreaking salah satu program andalannya, yakni rumah DP Rp 0 di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Kamis (18/1).

Groundbreaking tersebut dilakukan di atas lahan seluas 1,3 hektare dan merupakan proyek percontohan yang dibangun oleh salah satu BUMD DKI Jakarta, PD Sarana Jaya yang bekerja sama dengan perusahaan PT Totalindo Tbk.

Tahap awal, rumah DP Rp 0 ini dibangun sebanyak dua tower dengan jumlah unit 703 unit, terbagi atas 513 unit tipe 36 dan 195 unit tipe 21. Masing-masing tipe dibanderol dengan harga Rp 320 juta dan Rp 185 juta.

Anies mengatakan, groundbreaking ini merupakan pemenuhan salah satu janjinya bersama Sandiaga Uno saat kampanye lalu. Ia mengatakan rumah DP Rp 0 ini juga bukan merupakan program, tetapi janji yang harus ditepati.

"Kami bersyukur sekali perjalanan di 2018 salah satu janji yang diingat warga, mulai dilunasi hari ini. Kami komitmen, kami tidak ingin empat tahun lagi muncul kontrak politik yang tidak dilaksanakan," ujar Anies di lokasi.

Ia mengatakan, apa yang sudah ditandatanganinya sebagai kontrak politik harus dilaksanakan. Salah satunya adalah Rumah DP Rp 0 ini yang dalam penyusunannya melibatkan banyak pihak.

"Kami berharap ini yang pertama dan menjadi sejarah. Kami ingin agar yang pertama berjalan baik. Kepada Sarana Jaya dan Totalindo ini digarap dengan sebaik-baiknya, jadi benchmark sebuah perumahan untuk rakyat yang secara kualitas baik dan bisa dibanggakan," terangnya.

Anies menjelaskan, kriteria rumah DP Rp 0 ini adalah rumah susun sederhana milik (rusunami). Pasalnya ia ingin memenuhi hak asasi warga untuk tinggal. Hal ini penting untuk menyelesaikan ketimpangan di Jakarta. Rumah DP Rp 0 ini, katanya, nantinya bisa dijangkau oleh warga yang memiliki pendapatan di bawah Rp 7 juta dan ber-KTP DKI.



Sumber: Suara Pembaruan