PDMP Akui Trans Patriot Belum Capai Target Penumpang

PDMP Akui Trans Patriot Belum Capai Target Penumpang
Pengelola Bus Trans Patriot mengakui belum mencapai target penumpang. ( Foto: Beritasatu Photo / Mikael Niman )
Mikael Niman / FER Kamis, 6 Desember 2018 | 16:47 WIB

Bekasi - Perusahaan Daerah Mitra Patriot (PDMP) mulai mengoperasikan sembilan Bus Trans Patriot, Senin (26/11) lalu. Namun, hingga saat ini pencapaian target penumpang tak kunjung terpenuhi meskipun operator telah menggratiskan tarif bagi penumpang.

Direktur Utama PDMP, Tb Hendra Suhendra, mengatakan banyak faktor yang menyebabkan Trans Patriot belum diminati warga Kota Bekasi. Salah satunya, bus 3/4 ini baru menyediakan rute perjalanan yakni Perumahan Harapan Indah - Terminal Induk Kota Bekasi berjarak 9,6 kilometer (km) dan rute Terminal Induk Kota Bekasi - Perumahan Harapan Indah berjarak 14,7 km.

"Banyak faktor penyebab penumpang belum mencapai target seperti ketersediaan halte. Perlu penambahan halte baru untuk menarik minat penumpang," ujar Tb Hendara Suhendra, Kamis (6/12).

Berdasarkan pengamatan petugas di lapangan, ada calon penumpang yang hendak ke bank namun karena haltenya tidak tersedia di bank yang dituju, lalu mengurungkan niatnya menaiki bus tersebut. "Penumpang hanya boleh naik dan turun di halte yang disediakan, tidak boleh turun di luar halte," imbuhnya.

Rute Harapan Indah - Terminal Induk Kota Bekasi melewati beberapa halte di antaranya Halte Gerbang Harapan Indah Timur, Pondok Ungu Naga, Alaxindo, Kalibaru, Stasiun Kranji, Grand Mal, Pemkot Bekasi, Bulan-bulan, Pasar Proyek, Pemda Lama Gedung Papak, Lapangan Multiguna RS Bella dan Terminal Induk Kota Bekasi.

Lalu, Rute Terminal Induk Kota Bekasi - Harapan Indah melalui Halte Stasiun Bekasi Timur, Bulak Kapal, Bekasi Trade Center (BCP), Pos Polisi Bekasi Timur, Blue Plaza, Unisma, Setia Kawan, Rawapanjang, Pekayon Revo, Tol Bekasi Barat 2, Bekasi Cyber Park (BCP), Stadion Patriot Candrabhaga, Taman Kota, Perumnas 1, Pertokoan Kranji, Harapan Baru, Alexindo, Pondok Ungu Vespa, Gerbang Harapan Indah Barat, Giant Harapan Indah dan berakhir Terminal Harapan Indah.

Selain itu, kata Hendra, minimnya pengguna Bus Transpatriot juga disebabkan karena wilayah Kota Bekasi bukan tujuan tempat bekerja. Kebanyakan, warga Kota Bekasi yang bekerja ke luar Kota Bekasi.

"Kota Bekasi bukan eksodus kota kerja. Warga bekerja ke Jakarta. Walaupun ada beberapa pabrik di sini, namun karyawannya sudah memiliki bus antar jemput karyawan," tuturnya.

Sehingga Bus Transpatriot ini hanya melayani warga yang hendak pergi mal, bank-bank, sehingga halte di sekitar pusat perbelanjaan dan bank-bank perlu ditambah.

Dia meyakini, apabila sudah ada penambahan halte di rute tersebut, target penumpang sebanyak 50 orang/trip (pulang pergi) dapat tercapai. "Target kami, per trip dapat membawa 50 penumpang. Walaupun, angka idealnya 100 penumpang per trip," bebernya.

Dia pun mengakui, masih banyak yang perlu dievaluasi untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi pengguna Bus Transpatriot. "Per periode atau bulanan kami akan melakukan evaluasi," imbuhnya.



Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE