Ilustrasi Lembaga Survei.

Jakarta - Pemilu 2014 semakin dekat. Sejumlah nama telah beredar bakal menjadi calon presiden (Capres) seperti Aburizal Bakrie, Prabowo Subianto, Megawati Soekarnoputri, dan sejumlah tokoh lainnya.

Sejumlah lembaga survei telah merilis tingkat elektabilitas dari tokoh-tokoh yang ada. Ada yang menyebut Prabowo paling populer. Namun ada juga yang menyebut Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi).

Pusat Data Bersatu (PDB) mengeluarkan data lain. Lembaga survei itu mengemukakan masyarakat akan memilih pemimpin yang jujur dan berpihak pada rakyat pada pemilu nanti. Jika ada tokoh-tokoh sekarang ini yang memiliki sifat-sifat itu maka dia akan menjadi presiden berikutnya, menggantikan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Dari 1.200 responden, sebanyak 46,9 persen memilih pemimpin yang memiliki sifat jujur. Sifat kedua yang dipilih adalah berpihak kepada rakyat dengan persentase 23,2 persen. Sifat berikutnya adalah tegas sebanyak 8,2 persen," kata peneliti senior dari PDB Agus Herta Sumarto dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (6/3).

Survei dilakukan 3-18 Januari 2013 dan bekerjasama dengan Universitas Paramadina, Jakarta. Survei dilakukan secara tatap muka dengan menggunakan kuesioner terstruktur terhadap 1.200 responden di 30 provinsi dan 95 kabupaten/kota. Survei memiliki tingkat kesalahan (margin of error) 2,8 persen dengan usia minimum responden 17 tahun.

Agus mengemukakan sifat kejujuran dan berpihak pada rakyat ini hampir semua disuarakan masyarakat, baik di Jawa mapun luar Jawa.

Untuk masyarakat Jawa, 52 persen responden mengatakan akan memilih pemimpin yang jujur dalam pemilu nanti. Impian terhadap pemimpin yang jujur juga muncul dari luar Jawa yaitu mencapai 38,8 persen.

Di sisi lain, masyarakat luar Jawa menekankan kepada pemimpin yang berpihak pada rakyat. Sebanyak 28,6 persen responden luar Jawa mengharapkan pemimpin yang berpihak kepada rakyat. Sementara untuk Jawa, sebanyak 19,7 persen mengharapkan pemimpin yang berpihak pada rakyat.

Survei itu juga menunjukkan masyarakat yang hidup di pedesaan menghendaki pemimpin yang jujur dan berpihak pada rakyat.

Sebanyak 50,1 persen masyarakat desa menghendaki pemimpin yang jujur dan 20,4 persen menghendaki pemimpin yang berpihak pada rakyat.

Angka yang tidak terlalu berbeda ditunjukkan masyarakat kota. Sebanyak 40,8 persen masyarakat kota memilih pemimpin yang jujur dan 28,5 persen mengharapkan pemimpin yang berpihak pada rakyat.

Ketua PDB Didik J Rachbini mengemukakan survei PDB tidak menyebut tokoh-tokoh yang memiliki elektabilitas tinggi.

Survei tersebut hanya ingin mengetahui karakteristik dan sifat pemimpin yang dikehendaki rakyat. Hasilnya, masyarakat menghendaki pemimpin yang jujur, berpihak pada rakyat, dan tegas.

Suara Pembaruan

Penulis: R-14/YUD

Sumber:Suara Pembaruan

Profil Parpol
NASDEM
NASDEM
PKB
PKB
PKS
PKS
PDIP
PDIP
GOLKAR
GOLKAR
GERINDRA
GERINDRA

DEMOKRAT
DEMOKRAT
PAN
PAN
PPP
PPP
HANURA
HANURA
PBB
PBB
PKPI
PKPI