Wakil Ketua DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sohibul Iman (kiri), Pengamat Politik Marbawi A Katon (tengah) dan Pengamat Politik Marbawi A Katon (kanan) dan Pengamat Politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Azyumardi Azra menjadi pembicara pada diskusi publik yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Profesional Indonesia (PPI) di Jakarta.

Jakarta - Pengamat politik dari UIN Syarief Hidayatullah Azyumardi Azra berpandangan, parpol-parpol belum dapat mengembalikan kepercayaan masyarakat dalam waktu dekat. Selain karena masyarakat makin melek politik, tapi juga karena ketidakmampuan parpol meyakinkan pihaknya bebas dari korupsi. Hal itu dikatakan Azyumardi dalam diskusi bertema "Masihkah Percaya Parpol?" yang digelar Perhimpunan Profesional Indonesia (PPI), di Jakarta, Minggu (10/3).

"Dalam waktu dekat, susah mengharapkan parpol bisa membangkitkan rakyat. Paling hanya bisa meraih suara kalau mereka bisa menampilkan calon legislatif (caleg) dan calon yang kredibel," kata Azyumardi.

Aktivitas media yang selalu memberitakan banyaknya politisi dari tingkat daerah hingga pusat yang terbelit korupsi membuat masyarakat semakin gerah dengan parpol. Sementara, parpol belum dapat mengubah lembaganya menjadi lebih baik. Selain itu, dia berpandangan, parpol belum mampu merealisasikan program-program yang dirancang bagi publik.

"Kegagalan partai memenuhi janjinya, meningkatkan kesejahteraan, tidak ada. Sekretaris Gabungan (Setgab) justru sibuk mengurus parpol masing-masing, tidak ada program-program yang monumental, semuanya macet, beban negara semakin berat," jelasnya.

Konsultan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Marbawi A Katon menilai, parpol-parpol harus memperbaiki komunikasi politik secara dua arah kepada publik secara menyeluruh khususnya, masyarakat menengah.

"Tetapi enggak ada komunikasi yang dua arah dan bermanfaat, kecenderungannya malah dimusuhi, ada profesional society seperti buruh, nelayan, petani, namun setidaknya ada sharing," katanya.

Suara Pembaruan

Penulis: E-11/NAD

Sumber:Suara Pembaruan

Info Partai
1
NASDEM
NASDEM
2
PKB
PKB
3
PKS
PKS
4
PDIP
PDIP

5
GOLKAR
GOLKAR
6
GERINDRA
GERINDRA
7
DEMOKRAT
DEMOKRAT
8
PAN
PAN

9
PPP
PPP
10
HANURA
HANURA
14
PBB
PBB
15
PKPI
PKPI