Ilustrasi Partai Amanat Nasional (PAN)

Jakarta - Partai Amanat Nasional (PAN) sangat ketat melakukan seleksi terhadap bakal calon anggota legislatif (bacaleg). Berbagai persyaratan telah ditetapkan sebelum PAN menyusun daftar calon sementara (DCS) untuk didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Hal itu disampaikan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PAN, Viva Yoga Mauladi kepada SP di Jakarta, Senin (18/3).

"Tidak sedang dalam masalah hukum, baik itu sebagai tersangka, atau terdakwa adalah syarat pertama dan wajib dipenuhi bacaleg PAN. PAN mempersilahkan kader atau bacaleg untuk fokus menyelesaikan persoalan hukumnya terlebih dulu," kata Viva.

Kedua, bacaleg PAN harus memiliki rekam jejak yang baik dan tidak tercela, serta memiliki kapasitas sebagai caleg yang baik dan handal. Ketiga, dinyatakan lulus tes psikologis dan lulus bebas narkoba yang diselenggarakan partai di semua tingkatan.

"Minggu ini DPP PAN akan menyelenggarakan tes tersebut ke semua bacaleg," ujarnya.

Dia menambahkan, pada tahap akhir, bacaleg PAN harus melaksanakan pakta integritas jika terpilih.

"Bunyi dari Pakta Interitas itu adalah, kader PAN harus sanggup bekerja secara serius untuk memperjuangkan aspirasi dan kepentingan masyarakat," imbuh Wakil Ketua Fraksi PAN di DPR tersebut.

Dia mengungkapkan, proses penyaringan sudah berlangsung sejak setahun yang lalu. Dikatakan, terdapat beberapa tahapan dari penyaringan yakni mendaftar sebagai bacaleg, mendapat surat tugas untuk turun ke dapil masing-masing, membuat program pemenangan pemilu di dapil, mengumpulkan kartu tanda anggota (KTA) PAN yang baru, melaporkan di buku rapat bacaleg, penilaian oleh tim monitoring dan evaluasi bacaleg.

Sesuai Undang-Undang (UU) 8/2012 tentang Pemilihan Umum anggota DPR, DPD dan DPRD, maka PAN akan mengumumkan ke publik bacaleg yang didaftarkan ke KPU.

"Iya nanti yang akan mengumumkan DCS adalah KPU, sesuai UU 8/2012. Gunanya tentu untuk mendapat tanggapan/ keberatan masyarakat. Ini sebagai uji publik terhadap rekam jejak dan integritas calon," tuturnya.

Dia menyatakan, PAN tidak akan segan mencoret caleg yang dicap negatif oleh publik. "Kami akan tetap mengacu UU. Jika meninggal dan sebagainya maka akan diganti," tegasnya.

 

Suara Pembaruan

Penulis: C-6/YUD

Sumber:Suara Pembaruan

Profil Parpol
NASDEM
NASDEM
PKB
PKB
PKS
PKS
PDIP
PDIP
GOLKAR
GOLKAR
GERINDRA
GERINDRA

DEMOKRAT
DEMOKRAT
PAN
PAN
PPP
PPP
HANURA
HANURA
PBB
PBB
PKPI
PKPI