Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Husni Kamil Manik (tengah), didampingi komisioner KPU Juri Ardiantoro (kanan) dan Hadar Nafis Gumay (kiri), menghadiri Sosialisasi Penetapan Dapil dan Alokasi Kursi Pemilu 2014 kepada perwakilan partai politik peserta Pemilu 2014 di Jakarta

Jakarta - Untuk penyelenggaraan Pemilu 2014, pemerintah akan menganggarkan dana Rp16 triliun, yang bakal dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2014. Sebelumnya, anggaran persiapan Pemiu sendiri sudah disiapkan sejak APBN 2013 yaitu sebesar Rp8,1 triliun. Dengan bebegitu, total anggaran terkait Pemilu mencapai Rp24,1 triliun.

Menteri Keuangan (Menkeu) Agus Martowardojo mengatakan, anggaran tersebut akan segera disosialisasikan kepada kementerian dan lembaga. Dia berharap, melalui dana yang disiapkan itu, "pesta rakyat" tahun depan bisa berlangsung dengan demokratis dan tertib. Melalui penjelasan nota keuangan, pemerintah berharap partisipasi masyarakat dalam Pemilu bisa menyentuh hingga 75 persen rakyat Indonesia.

Jika dibandingkan Pemilu 2009, anggaran Pemilu tahun depan memang lebih besar. Pada Pemilu sebelumnya, anggaran persiapan pada APBN 2008 adalah Rp6,67 triliun, sementara untuk penyelenggaraan pada tahun 2009 dananya sebesar Rp13 triliun. Realisasi alokasi anggaran Pemilu 2009 sendiri hanya Rp10,4 triliun dari yang dianggarkan.

"Anggaran Rp16 triliun itu akan digunakan untuk penyelenggaraan Pemilu yang sehat, terencana, demokratis, dan menjaga stabilitas nasional," kata Menkeu di Jakarta, Senin (18/3) malam, seperti dirilis situs resmi Setkab, Selasa (19/3).

Dijelaskan pula bahwa pagu anggaran Pemilu itu dimasukkan dalam anggaran khusus, karena bukan merupakan bagian dari anggaran rutin.

Penulis: Ezra Sihite

Info Partai
1
NASDEM
NASDEM
2
PKB
PKB
3
PKS
PKS
4
PDIP
PDIP

5
GOLKAR
GOLKAR
6
GERINDRA
GERINDRA
7
DEMOKRAT
DEMOKRAT
8
PAN
PAN

9
PPP
PPP
10
HANURA
HANURA
14
PBB
PBB
15
PKPI
PKPI